Pelecehan Seksual, Ketua PPP Parepare Jadi Buron
Mahmuddin Makmur, Ketua Partai Persatuan Pembangunan PPP, masuk dalam Daftar Pencairan Orang DPO Kejaksaan Negeri Parepare.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Harga Plastik Naik, Pedagang Kue hingga Warteg Keluhkan Keuntungan Menipis
Harga Plastik Naik, Pedagang Kue hingga Warteg Keluhkan Keuntungan Menipis
Megapolitan
Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dollar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dollar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
BrandzView
PBNU dan Keuskupan Agung Jakarta Sepakat Bangun Gerakan Ketahanan Sosial
PBNU dan Keuskupan Agung Jakarta Sepakat Bangun Gerakan Ketahanan Sosial
Nasional
Viral Kasus Dugaan Penistaan Agama di Lebak Banten, Polisi Tangkap Dua Pelaku
Viral Kasus Dugaan Penistaan Agama di Lebak Banten, Polisi Tangkap Dua Pelaku
Regional
Pakar Hukum Nilai Kasus Kelalaian Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Sulit Dibawa ke Ranah Pidana
Pakar Hukum Nilai Kasus Kelalaian Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Sulit Dibawa ke Ranah Pidana
Bandung
Warga Harap Stasiun JIS Buka Peluang Ekonomi Baru di Sekitar Stadion
Warga Harap Stasiun JIS Buka Peluang Ekonomi Baru di Sekitar Stadion
Megapolitan
Nenek 63 Tahun Ditangkap di Bandara Silangit, Nekat Selundupkan 2 Kg Sabu ke Samarinda
Nenek 63 Tahun Ditangkap di Bandara Silangit, Nekat Selundupkan 2 Kg Sabu ke Samarinda
Medan
Harga Plastik Naik hingga 40 Persen, Pemprov Jakarta Upayakan Stabilisasi
Harga Plastik Naik hingga 40 Persen, Pemprov Jakarta Upayakan Stabilisasi
Megapolitan
Saksi Mata Ungkap Kecelakaan Beruntun di Purworejo: Motor Jupiter Remuk di Kolong Bus Trans Jateng
Saksi Mata Ungkap Kecelakaan Beruntun di Purworejo: Motor Jupiter Remuk di Kolong Bus Trans Jateng
Yogyakarta
KontraS Ragukan Peradilan Militer Bisa Bongkar Motif Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
KontraS Ragukan Peradilan Militer Bisa Bongkar Motif Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
Megapolitan
Tak Terima Suami Ditangkap, Wanita di Jambi Hadang Polisi Pakai Senapan Angin
Tak Terima Suami Ditangkap, Wanita di Jambi Hadang Polisi Pakai Senapan Angin
Regional
Prabowo: Pencak Silat Sempat Dianggap “Olahraga Kampung”, Kini Dipelajari Banyak Negara
Prabowo: Pencak Silat Sempat Dianggap “Olahraga Kampung”, Kini Dipelajari Banyak Negara
Nasional
Kisah Prof Hermawan, Lahirkan Banyak Tokoh, Tolak Jabatan karena Takut Dimarahi Allah
Kisah Prof Hermawan, Lahirkan Banyak Tokoh, Tolak Jabatan karena Takut Dimarahi Allah
Bandung
Dampak Sengketa Lahan, 456 Siswa SDN Bunisari Bandung Barat Belajar Bergilir dalam Dua Shift
Dampak Sengketa Lahan, 456 Siswa SDN Bunisari Bandung Barat Belajar Bergilir dalam Dua Shift
Bandung
KCI Beberkan Sederet Fasilitas Stasiun JIS, Target Operasi Juni 2026
KCI Beberkan Sederet Fasilitas Stasiun JIS, Target Operasi Juni 2026
Megapolitan
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau