Orangtua Fani, Mantan Mertua Aceng Fikri, Bisa Dijerat Pidana
Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, orangtua Fany Oktora, mantan istri Bupati Garut Aceng Fikri, bisa dijerat pidana.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Senangnya Lansia Dapat Kartu Transportasi Gratis, Ingin Jalan-jalan di Jakarta Bebas Macet
Senangnya Lansia Dapat Kartu Transportasi Gratis, Ingin Jalan-jalan di Jakarta Bebas Macet
Megapolitan
Pelajar di Banjar Kalsel Ditemukan Tewas di Kamar Mandi dengan Mulut Tersumpal Sikat Gosok Pakaian, Diduga Dibunuh
Pelajar di Banjar Kalsel Ditemukan Tewas di Kamar Mandi dengan Mulut Tersumpal Sikat Gosok Pakaian, Diduga Dibunuh
Regional
Ditahan Terkait Aset Sitaan KSP Pandawa Rp 3,3 Triliun, Kejati Banten Tegaskan Jaksa IR Tak Terlibat Kasus First Travel
Ditahan Terkait Aset Sitaan KSP Pandawa Rp 3,3 Triliun, Kejati Banten Tegaskan Jaksa IR Tak Terlibat Kasus First Travel
Regional
Dari Sopir Lintas Pulau ke Warung Kecil di Indramayu, Kisah Hendra Bangkit Setelah Kehilangan Kaki
Dari Sopir Lintas Pulau ke Warung Kecil di Indramayu, Kisah Hendra Bangkit Setelah Kehilangan Kaki
Regional
Harga Aspal Naik 20 Persen, Pemkab Ponorogo Pangkas Target Perbaikan Jalan
Harga Aspal Naik 20 Persen, Pemkab Ponorogo Pangkas Target Perbaikan Jalan
Surabaya
Kasus Ketua Ombudsman dan Pansel-DPR yang Kecolongan...
Kasus Ketua Ombudsman dan Pansel-DPR yang Kecolongan...
Nasional
Kisah Pemuda Lumajang Raup Rp 21 Juta per Panen dari Selada Hidroponik di Loteng
Kisah Pemuda Lumajang Raup Rp 21 Juta per Panen dari Selada Hidroponik di Loteng
Surabaya
1 dari 8 Tersangka Pembacokan Kades di Lumajang Tak Ditahan, Polisi: Karena Sakit
1 dari 8 Tersangka Pembacokan Kades di Lumajang Tak Ditahan, Polisi: Karena Sakit
Surabaya
Kenaikan Elpiji 12 Kg Dorong Warga “Turun Kelas”, Mulai Lirik Gas Subsidi 3 Kg
Kenaikan Elpiji 12 Kg Dorong Warga “Turun Kelas”, Mulai Lirik Gas Subsidi 3 Kg
Megapolitan
Jelang Keberangkatan, Seorang Calon Jemaah Haji asal Gunungkidul Meninggal Dunia
Jelang Keberangkatan, Seorang Calon Jemaah Haji asal Gunungkidul Meninggal Dunia
Yogyakarta
3 Jam Terjebak Longsor di Aceh Utara, Puluhan Mobil Akhirnya Bisa Lintasi Jalan Takengon-Gayo Lues
3 Jam Terjebak Longsor di Aceh Utara, Puluhan Mobil Akhirnya Bisa Lintasi Jalan Takengon-Gayo Lues
Regional
Nikmati View Laut dari Kereta, Stasiun Pinggir Pantai Ini Aktif Lagi Mulai 27 April 2026
Nikmati View Laut dari Kereta, Stasiun Pinggir Pantai Ini Aktif Lagi Mulai 27 April 2026
Regional
Musim Semi 'Lapor Pak Polisi'
Musim Semi "Lapor Pak Polisi"
Nasional
Mengapa Kapal Perang AS Ada di Selat Malaka?
Mengapa Kapal Perang AS Ada di Selat Malaka?
Nasional
Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Pelaku Ditangkap 2 Jam Usai Kejadian
Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Pelaku Ditangkap 2 Jam Usai Kejadian
Regional
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau