Jadi Wali Kota Terbaik Ketiga Sedunia, Jokowi Biasa Saja
Gubernur DKI Joko Widodo enggan bersikap reaktif menanggapi penilaian yang menempatkan dirinya sebagai wali kota terbaik ketiga di dunia.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

TB Hasanuddin Nilai Kasus Andrie Yunus Jadi Momentum Revisi Aturan Peradilan Militer
TB Hasanuddin Nilai Kasus Andrie Yunus Jadi Momentum Revisi Aturan Peradilan Militer
Nasional
Ledakan Trotoar di Badung, Warga Lihat Semburan Api dari Gorong-gorong
Ledakan Trotoar di Badung, Warga Lihat Semburan Api dari Gorong-gorong
Regional
Kereta Api Lintas Pulau, Ujian Serius Kepemimpinan Infrastruktur Era Prabowo
Kereta Api Lintas Pulau, Ujian Serius Kepemimpinan Infrastruktur Era Prabowo
Nasional
Menteri Pigai Curiga Ada Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Pelaporan Feri Amsari-Ubedilah Badrun
Menteri Pigai Curiga Ada Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Pelaporan Feri Amsari-Ubedilah Badrun
Nasional
Petani 70 Tahun Dianiaya Saat Ambil Singkong, Dedi Mulyadi Desak Polda Jabar Tindak Tegas Premanisme
Petani 70 Tahun Dianiaya Saat Ambil Singkong, Dedi Mulyadi Desak Polda Jabar Tindak Tegas Premanisme
Bandung
9 Orang Meninggal dan Ratusan Mengungsi, Pemkab Puncak Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari
9 Orang Meninggal dan Ratusan Mengungsi, Pemkab Puncak Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari
Regional
Mantan Anggota DPRD Sumenep Dijemput Paksa Polres Pamekasan, Diduga Gelapkan Uang Rp 1 Miliar
Mantan Anggota DPRD Sumenep Dijemput Paksa Polres Pamekasan, Diduga Gelapkan Uang Rp 1 Miliar
Regional
Respons Wali Kota Medan Usai Video Viral Siswa Lewati Pipa Air untuk Pergi Sekolah
Respons Wali Kota Medan Usai Video Viral Siswa Lewati Pipa Air untuk Pergi Sekolah
Medan
Fahri Hamzah Sebut Prabowo Presiden Ekonom Seperti Habibie, Percaya Diri dan Punya Standar Tinggi
Fahri Hamzah Sebut Prabowo Presiden Ekonom Seperti Habibie, Percaya Diri dan Punya Standar Tinggi
Nasional
Perkuat Keamanan Perbatasan, BNPP Percepat Penataan Eks OBP Simantipal dan Sebatik
Perkuat Keamanan Perbatasan, BNPP Percepat Penataan Eks OBP Simantipal dan Sebatik
Nasional
Aris Mukiyono Tersangka, Gubernur Khofifah Tunjuk Plt Kadis ESDM Jatim
Aris Mukiyono Tersangka, Gubernur Khofifah Tunjuk Plt Kadis ESDM Jatim
Surabaya
Buntut Tewasnya Bripda Natanael, 4 Anggota Polda Kepri Resmi Dipecat Tidak Hormat
Buntut Tewasnya Bripda Natanael, 4 Anggota Polda Kepri Resmi Dipecat Tidak Hormat
Regional
Demokrat Bidik Rebut Suara Jateng pada Pemilu 2029, SBY Jadi Modal
Demokrat Bidik Rebut Suara Jateng pada Pemilu 2029, SBY Jadi Modal
Yogyakarta
Menteri Pigai: Kritik Feri Amsari dan Ubedilah Badrun Tak Bisa Dipidana
Menteri Pigai: Kritik Feri Amsari dan Ubedilah Badrun Tak Bisa Dipidana
Nasional
Kronologi Pembunuhan Wanita di Tangsel, Saksi Dengar Suara Minta Tolong, Pelaku Bilang 'Tak Apa-apa'
Kronologi Pembunuhan Wanita di Tangsel, Saksi Dengar Suara Minta Tolong, Pelaku Bilang "Tak Apa-apa"
Megapolitan
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau