Jokowi Janji Matangkan Rencana Penataan PKL Blok M
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berjanji mematangkan rencana penataan pedagang kaki lima di dalam dan sekitar Terminal Blok M.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Ramai-ramai Provider Seluler Menepis Kuota Hangus
Ramai-ramai Provider Seluler Menepis Kuota Hangus
Nasional
Bertambah 8.000 Liter, Kasus Penimbunan Solar Bersubsidi di Gresik Jadi 17.000 Liter
Bertambah 8.000 Liter, Kasus Penimbunan Solar Bersubsidi di Gresik Jadi 17.000 Liter
Surabaya
Tinjau SMAN 5 Pematangsiantar Terkait Sengketa, Bobby: Relokasi, Kami Cari Lahannya
Tinjau SMAN 5 Pematangsiantar Terkait Sengketa, Bobby: Relokasi, Kami Cari Lahannya
Medan
Dugaan Pelecehan Seksual Guru Besar Unpad Diselidiki Polisi, BEM Kema Ikut Kawal Kasus
Dugaan Pelecehan Seksual Guru Besar Unpad Diselidiki Polisi, BEM Kema Ikut Kawal Kasus
Bandung
Cerita IRT di Situbondo Raup Rp 2 Juta per Bulan dari Hidroponik di Lahan Sempit
Cerita IRT di Situbondo Raup Rp 2 Juta per Bulan dari Hidroponik di Lahan Sempit
Surabaya
Tak Ada Diskon Minyak untuk Indonesia, Dubes Rusia Sebut Harga Bisa Jadi Lebih Tinggi
Tak Ada Diskon Minyak untuk Indonesia, Dubes Rusia Sebut Harga Bisa Jadi Lebih Tinggi
Nasional
Kenang Momen Terakhir dengan Yai Mim, Istri Dijanjikan Berangkat Haji dan Menua Bersama
Kenang Momen Terakhir dengan Yai Mim, Istri Dijanjikan Berangkat Haji dan Menua Bersama
Surabaya
Motif Penyiraman Andrie Yunus karena Dendam Pribadi, Amnesty: Penghinaan Rasionalitas Hukum
Motif Penyiraman Andrie Yunus karena Dendam Pribadi, Amnesty: Penghinaan Rasionalitas Hukum
Megapolitan
Usai Didemo Sopir Truk Sampah, Gubernur Bali Bolehkan TPA Suwung Beroperasi Lagi
Usai Didemo Sopir Truk Sampah, Gubernur Bali Bolehkan TPA Suwung Beroperasi Lagi
Denpasar
KCN Bantah Proyek Reklamasi Dermaga Pier 3 Sebabkan Pendangkalan Perairan Nelayan
KCN Bantah Proyek Reklamasi Dermaga Pier 3 Sebabkan Pendangkalan Perairan Nelayan
Megapolitan
Ikut Tawuran Terencana di Babelan Bekasi, 1 Remaja Terluka Parah
Ikut Tawuran Terencana di Babelan Bekasi, 1 Remaja Terluka Parah
Megapolitan
Sudin KPKP Jaksel Akan Musnahkan Ikan Sapu-sapu dengan Cara Dibelah dan Dikubur
Sudin KPKP Jaksel Akan Musnahkan Ikan Sapu-sapu dengan Cara Dibelah dan Dikubur
Megapolitan
Pasangan Asal Kediri Ditangkap Saat Produksi Video Porno di Tulungagung
Pasangan Asal Kediri Ditangkap Saat Produksi Video Porno di Tulungagung
Surabaya
Tuntaskan Polemik Sewa Land Rover Defender, Pemkot Samarinda Kembalikan Mobil ke Penyedia
Tuntaskan Polemik Sewa Land Rover Defender, Pemkot Samarinda Kembalikan Mobil ke Penyedia
Regional
Pelantikannya Jadi Kadis LH Disorot, Anak Bupati Malang Minta Maaf
Pelantikannya Jadi Kadis LH Disorot, Anak Bupati Malang Minta Maaf
Surabaya
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau