Gelombang Tinggi Hancurkan Rumah Warga di Tiga Desa
Gelombang tinggi merobohkan rumah warga di lima desa dan satu kelurahan di Manggarai Barat, NTT.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Ketua Komisi VIII: Tambahan Ongkos Haji Harus Ditanggung Negara, Jangan Dibebankan ke Jemaah
Ketua Komisi VIII: Tambahan Ongkos Haji Harus Ditanggung Negara, Jangan Dibebankan ke Jemaah
Nasional
24.500 UMKM Terdampak Banjir, Aceh Timur Berharap Stimulus dari Pemerintah
24.500 UMKM Terdampak Banjir, Aceh Timur Berharap Stimulus dari Pemerintah
Regional
Longsor Ancam 3 Rumah di Ponorogo, BPBD Minta Ahli Geologi Cek Lokasi
Longsor Ancam 3 Rumah di Ponorogo, BPBD Minta Ahli Geologi Cek Lokasi
Surabaya
Kerugian Warga Terdampak Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Capai Rp 7 Miliar
Kerugian Warga Terdampak Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Capai Rp 7 Miliar
Megapolitan
Truk Wing Boks Terangkat Ke Udara Usai Kecelakaan di Jalur Pantura Indramayu
Truk Wing Boks Terangkat Ke Udara Usai Kecelakaan di Jalur Pantura Indramayu
Bandung
Ratusan Petugas Kebersihan Bone Belum Digaji 4 Bulan, DLH Ungkap Penyebabnya
Ratusan Petugas Kebersihan Bone Belum Digaji 4 Bulan, DLH Ungkap Penyebabnya
Makassar
Demi Dapat Sinyal Internet, Siswa SMP Sumbar Ujian di Atas Bukit
Demi Dapat Sinyal Internet, Siswa SMP Sumbar Ujian di Atas Bukit
Regional
Nelayan Pemilik Kapal yang Berlayar Tanpa Awak di Perairan Indramayu Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Pemilik Kapal yang Berlayar Tanpa Awak di Perairan Indramayu Ditemukan Meninggal Dunia
Bandung
Begal di Karawang Bacok Mahasiswa, Satu Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
Begal di Karawang Bacok Mahasiswa, Satu Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
Regional
Usai Gerbang Digital, Ketua RT di Gandaria Beri GPS ke Warga untuk Lawan Curanmor
Usai Gerbang Digital, Ketua RT di Gandaria Beri GPS ke Warga untuk Lawan Curanmor
Megapolitan
Sidang Korupsi Aset PTPN di Medan, Ahli Tegaskan Negara Wajib Ganti Rugi 20 Persen Lahan
Sidang Korupsi Aset PTPN di Medan, Ahli Tegaskan Negara Wajib Ganti Rugi 20 Persen Lahan
Medan
Pelecehan Seksual FH UI, Mendiktisaintek: Saya Akan Koordinasi dengan Rektor Pantau Kasus Ini
Pelecehan Seksual FH UI, Mendiktisaintek: Saya Akan Koordinasi dengan Rektor Pantau Kasus Ini
Nasional
DPRD Jember Minta Program Perhutanan Sosial Diawasi Ketat
DPRD Jember Minta Program Perhutanan Sosial Diawasi Ketat
Surabaya
Kronologi Napi Korupsi Berada di Coffee Shop: Keluar Rutan, Hadiri Sidang PK di PN Kendari
Kronologi Napi Korupsi Berada di Coffee Shop: Keluar Rutan, Hadiri Sidang PK di PN Kendari
Regional
Cerita Anak Tukang Seragam di Subang Lolos SNBP ITB, Orangtua Sempat Khawatirkan Uang Kuliah
Cerita Anak Tukang Seragam di Subang Lolos SNBP ITB, Orangtua Sempat Khawatirkan Uang Kuliah
Bandung
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau