Tinggalkan Golkar, Sejumlah Politisi Pindah "Gerbong" ke Nasdem
Beberapa anggota Fraksi Partai Golkar di DPR akan keluar dari partai berlambang pohon beringin itu dan pindah "gerbong" ke Nasdem.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Nadiem Bingung Ibrahim Arief Dituntut 15 Tahun, padahal Tak Punya Kewenangan dan Tak Terima Dana
Nadiem Bingung Ibrahim Arief Dituntut 15 Tahun, padahal Tak Punya Kewenangan dan Tak Terima Dana
Nasional
Purnatugas Guru ASN, Idi Fitriyadi Lanjutkan Pengabdian Jadi Kepala Desa Sisalam Brebes
Purnatugas Guru ASN, Idi Fitriyadi Lanjutkan Pengabdian Jadi Kepala Desa Sisalam Brebes
Regional
Kenaikan BBM Nonsubsidi Berimbas ke Harga Kebutuhan Pokok, Pemprov Kalteng Perkuat Bansos
Kenaikan BBM Nonsubsidi Berimbas ke Harga Kebutuhan Pokok, Pemprov Kalteng Perkuat Bansos
Regional
Pagar Besi hingga Lampu di Waduk Rawa Malang Jakut Hilang Dicuri Maling
Pagar Besi hingga Lampu di Waduk Rawa Malang Jakut Hilang Dicuri Maling
Megapolitan
Ada 71 Posisi dalam Rekrutmen RSUD Merah Putih Magelang, Simak Syarat dan Formasinya
Ada 71 Posisi dalam Rekrutmen RSUD Merah Putih Magelang, Simak Syarat dan Formasinya
Regional
Pendapatan Parkir di Blok M Diduga Bocor, Potensi Kerugian Rp 45 Miliar
Pendapatan Parkir di Blok M Diduga Bocor, Potensi Kerugian Rp 45 Miliar
Megapolitan
2 Terduga Penikam Nus Kei Ditangkap Tanpa Perlawanan, Terancam Hukuman Mati
2 Terduga Penikam Nus Kei Ditangkap Tanpa Perlawanan, Terancam Hukuman Mati
Regional
Tawuran Gangster di Ngilir Kendal Sebabkan Warga Terluka dan Rumah Rusak, Polisi Intensifkan Penyelidikan
Tawuran Gangster di Ngilir Kendal Sebabkan Warga Terluka dan Rumah Rusak, Polisi Intensifkan Penyelidikan
Regional
Kajian Kuota Kunjungan TN Komodo Bisa Dilakukan Lagi, Ini Penjelasan BTNK
Kajian Kuota Kunjungan TN Komodo Bisa Dilakukan Lagi, Ini Penjelasan BTNK
Regional
Hal yang Memberatkan Mantan Bos Sritex sehingga Dituntut 16 Tahun Penjara
Hal yang Memberatkan Mantan Bos Sritex sehingga Dituntut 16 Tahun Penjara
Regional
Tanggapi Pajak Kendaraan Listrik, Dedi Mulyadi: Mobil-Motor Listrik Gunakan Fasilitas Jalan yang Sama
Tanggapi Pajak Kendaraan Listrik, Dedi Mulyadi: Mobil-Motor Listrik Gunakan Fasilitas Jalan yang Sama
Bandung
KPK Ungkap Fenomena “Circle” Koruptor Libatkan Keluarga, dari Perencana sampai Penampung Dana
KPK Ungkap Fenomena “Circle” Koruptor Libatkan Keluarga, dari Perencana sampai Penampung Dana
Nasional
Duo Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Mengarang Bebas!
Duo Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Mengarang Bebas!
Regional
Nyaris Terjebak, Pegawai Ungkap Momen Kabur Saat Gedung Kemendagri di Jaksel Terbakar
Nyaris Terjebak, Pegawai Ungkap Momen Kabur Saat Gedung Kemendagri di Jaksel Terbakar
Megapolitan
Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Orang di Malang, Korban NF Dijual ke Arab Saudi Sejak 2011
Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Orang di Malang, Korban NF Dijual ke Arab Saudi Sejak 2011
Regional
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau