Warga Tanah Merah Pedongkelan Antusias Tunggu Jokowi
Warga Kampung Pedongkelan, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jaktim, antusias menunggu kedatangan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Pramono Mengalah Usai Dimarahi ARMY, Persilakan BTS Konser di GBK
Pramono Mengalah Usai Dimarahi ARMY, Persilakan BTS Konser di GBK
Megapolitan
Angkut Paket Shopee 7 Ton, Truk Terbakar di Tol Semarang-Solo
Angkut Paket Shopee 7 Ton, Truk Terbakar di Tol Semarang-Solo
Regional
Usai Pesta Miras di Temanggung, Seorang Pria Meninggal Dunia
Usai Pesta Miras di Temanggung, Seorang Pria Meninggal Dunia
Regional
Bank BUMN Berkomitmen Selesaikan Pengembalian Dana Rp 28 Miliar Milik Jemaat Aek Nabara
Bank BUMN Berkomitmen Selesaikan Pengembalian Dana Rp 28 Miliar Milik Jemaat Aek Nabara
Regional
Ironi Bocah 4 Tahun Tewas di Kediri, Tak Pernah Sekolah hingga Jadi Korban Penganiayaan Nenek
Ironi Bocah 4 Tahun Tewas di Kediri, Tak Pernah Sekolah hingga Jadi Korban Penganiayaan Nenek
Regional
Ubedilah Sebut Kritiknya ke Prabowo Produk Jurnalistik, Minta Diselesaikan Lewat Dewan Pers
Ubedilah Sebut Kritiknya ke Prabowo Produk Jurnalistik, Minta Diselesaikan Lewat Dewan Pers
Megapolitan
Cak Imin Sebut Harus Ada Regulasi Jelas soal Penyalahgunaan Vape
Cak Imin Sebut Harus Ada Regulasi Jelas soal Penyalahgunaan Vape
Nasional
Viral, Suara Perempuan Karaoke, Hentikan Sementara Pidato Wawako Padang Saat Buka MTQ
Viral, Suara Perempuan Karaoke, Hentikan Sementara Pidato Wawako Padang Saat Buka MTQ
Regional
Bukan Cuma Ulah Remaja, Tawuran Jakarta Disebut Cermin Ketimpangan Sosial yang Mengakar
Bukan Cuma Ulah Remaja, Tawuran Jakarta Disebut Cermin Ketimpangan Sosial yang Mengakar
Megapolitan
Besurek Night Carnival Bengkulu Dihadiri Ribuan Orang, Mahasiswa Luar Negeri Ikuti Parade
Besurek Night Carnival Bengkulu Dihadiri Ribuan Orang, Mahasiswa Luar Negeri Ikuti Parade
Regional
Penyebab Kematian Bocah di Kediri Usai Dianiaya Nenek: Pendarahan Perut, Ginjal Terluka
Penyebab Kematian Bocah di Kediri Usai Dianiaya Nenek: Pendarahan Perut, Ginjal Terluka
Regional
Ditegur Anak Sendiri, Pramono Pilih Mundur dari Urusan Konser BTS di Jakarta
Ditegur Anak Sendiri, Pramono Pilih Mundur dari Urusan Konser BTS di Jakarta
Megapolitan
Pemerintah Terus Monitor Kapal Tanker Pertamina Usai Selat Hormuz Ditutup Lagi
Pemerintah Terus Monitor Kapal Tanker Pertamina Usai Selat Hormuz Ditutup Lagi
Nasional
Dikritik MUI, Pramono Janji Perbaiki Pemusnahan Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup
Dikritik MUI, Pramono Janji Perbaiki Pemusnahan Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup
Megapolitan
Belajar Lewat Tutorial Online, Dua Pemuda di Labuan Bajo Panen Cuan dari Selada Hidroponik
Belajar Lewat Tutorial Online, Dua Pemuda di Labuan Bajo Panen Cuan dari Selada Hidroponik
Regional
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau