Cerobong Khusus Kapel Sistine Sudah Dipasang
Vatikan sudah memasang cerobong asap khusus di atas Kapel Sistine lokasi sidang konklaf digelar.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Komnas HAM Yakin Ada Pihak Lain Terlibat Kasus Andrie Yunus di Luar 4 Prajurit TNI
Komnas HAM Yakin Ada Pihak Lain Terlibat Kasus Andrie Yunus di Luar 4 Prajurit TNI
Megapolitan
Proyek Underpass Terowongan Jatibarang Indramayu Dimulai Mei 2026, Pemerintah Siapkan Ganti Rugi
Proyek Underpass Terowongan Jatibarang Indramayu Dimulai Mei 2026, Pemerintah Siapkan Ganti Rugi
Bandung
KPK Dalami Pemotongan Anggaran hingga Penerimaan Eks Kejari HSU
KPK Dalami Pemotongan Anggaran hingga Penerimaan Eks Kejari HSU
Nasional
Samsat Kota Bekasi Belum Terapkan Pajak Tanpa KTP, Warga Nilai Sosialisasi Minim
Samsat Kota Bekasi Belum Terapkan Pajak Tanpa KTP, Warga Nilai Sosialisasi Minim
Megapolitan
Eks Pimpinan KPK Chandra Hamzah Ingatkan Perampasan Aset Sasar Pejabat, Bukan Rakyat Kecil
Eks Pimpinan KPK Chandra Hamzah Ingatkan Perampasan Aset Sasar Pejabat, Bukan Rakyat Kecil
Nasional
Bantah Laporan 2023, Universitas Budi Luhur Sebut Dugaan Pelecehan Baru Dilaporkan 2026
Bantah Laporan 2023, Universitas Budi Luhur Sebut Dugaan Pelecehan Baru Dilaporkan 2026
Megapolitan
Cerita Prabowo Lihat Dirinya Bisa Pidato Bahasa Mandarin dan Arab di Video AI
Cerita Prabowo Lihat Dirinya Bisa Pidato Bahasa Mandarin dan Arab di Video AI
Nasional
Sidang Korupsi Pelabuhan Tanjung Perak, Dakwaan Dinilai Cacat
Sidang Korupsi Pelabuhan Tanjung Perak, Dakwaan Dinilai Cacat
Surabaya
Harga Kedelai Tembus Rp 20.000 per Kg di Jakarta, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Warga
Harga Kedelai Tembus Rp 20.000 per Kg di Jakarta, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Warga
Megapolitan
Eks Pimpinan KPK Ingatkan DPR: Jangan Ujug-ujug Rampas Aset Tanpa Tindak Pidana
Eks Pimpinan KPK Ingatkan DPR: Jangan Ujug-ujug Rampas Aset Tanpa Tindak Pidana
Nasional
Dicopot dari Kursi Sekda Kota Blitar, Priyo Suhartono: Ojo, Engko Ae
Dicopot dari Kursi Sekda Kota Blitar, Priyo Suhartono: Ojo, Engko Ae
Surabaya
PKB Bidik Kemenangan di Jawa Barat, Kader Diminta Perkuat Akar Rumput
PKB Bidik Kemenangan di Jawa Barat, Kader Diminta Perkuat Akar Rumput
Bandung
Embarkasi Kertajati Layani Mayoritas Calon Jemaah Haji Jabar 2026, Ini Jadwal Keberangkatannya
Embarkasi Kertajati Layani Mayoritas Calon Jemaah Haji Jabar 2026, Ini Jadwal Keberangkatannya
Regional
ASN Klungkung Mulai WFH Jumat Ini, Absensi Dipantau Lewat Aplikasi
ASN Klungkung Mulai WFH Jumat Ini, Absensi Dipantau Lewat Aplikasi
Denpasar
Cegah Karhutla, Pemkot Palangka Raya Siagakan 30 Pos Lapangan dan Siapkan Embung
Cegah Karhutla, Pemkot Palangka Raya Siagakan 30 Pos Lapangan dan Siapkan Embung
Regional
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau