Qodari: Demokrat Harus Fokus Cari Ketum, Bukan Capres
Partai Demokrat diingatkan bahwa yang harus dicari sekarang bukan figur untuk capres, melainkan ketua umum untuk konsolidasi dan pemulihan citra.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Warga Keluhkan Sistem Booking Royaltrans, Pengguna Menumpuk di Luar padahal Bus Kosong
Warga Keluhkan Sistem Booking Royaltrans, Pengguna Menumpuk di Luar padahal Bus Kosong
Megapolitan
Pengrajin Tempe di Jaksel Menjerit Harga Kedelai Naik: Terpaksa Harga Jual Ikut Melonjak
Pengrajin Tempe di Jaksel Menjerit Harga Kedelai Naik: Terpaksa Harga Jual Ikut Melonjak
Megapolitan
Penggugat Kuota Perempuan 30 Persen Digugat ke MK: Parpol Bisa Langsung Didiskualifikasi
Penggugat Kuota Perempuan 30 Persen Digugat ke MK: Parpol Bisa Langsung Didiskualifikasi
Nasional
Berkenalan dengan Jalur Ekstrem Sitinjau Lauik, Tempat Rombongan Arteria Dahlan Berswafoto
Berkenalan dengan Jalur Ekstrem Sitinjau Lauik, Tempat Rombongan Arteria Dahlan Berswafoto
Regional
Baru Cairkan Dana Desa, 2 Perangkat Desa Tewas Kecelakaan di Nagekeo NTT
Baru Cairkan Dana Desa, 2 Perangkat Desa Tewas Kecelakaan di Nagekeo NTT
Regional
Wamenhaj Minta Masyarakat Waspadai Tawaran Visa Mujamalah
Wamenhaj Minta Masyarakat Waspadai Tawaran Visa Mujamalah
Nasional
Buntut Panjang Penipuan Pernikahan Sesama Jenis di Malang, Intan Kembali Laporkan Rey
Buntut Panjang Penipuan Pernikahan Sesama Jenis di Malang, Intan Kembali Laporkan Rey
Surabaya
Sidang Korupsi Pengelolaan Plaza Klaten Sempat Panas, Kerabat Terdakwa Sumpahi Jaksa
Sidang Korupsi Pengelolaan Plaza Klaten Sempat Panas, Kerabat Terdakwa Sumpahi Jaksa
Regional
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di NTB hingga 24 April, Ini Wilayah Terdampak
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di NTB hingga 24 April, Ini Wilayah Terdampak
Regional
78 WNA Terjaring Operasi Imigrasi di Bekasi, Diduga TKA Ilegal
78 WNA Terjaring Operasi Imigrasi di Bekasi, Diduga TKA Ilegal
Megapolitan
Kisah Aila 13 Tahun, Jemaah Haji Termuda yang Berangkat Gantikan Mendiang Ibu
Kisah Aila 13 Tahun, Jemaah Haji Termuda yang Berangkat Gantikan Mendiang Ibu
Regional
Merokok di Kantor Bupati Kupang, PPPK Didenda Rp 1 Juta
Merokok di Kantor Bupati Kupang, PPPK Didenda Rp 1 Juta
Regional
Hilang 6 Hari, Lansia Hanyut di Sungai Ciliwung Bogor Ditemukan 21 Km dari Lokasi Awal
Hilang 6 Hari, Lansia Hanyut di Sungai Ciliwung Bogor Ditemukan 21 Km dari Lokasi Awal
Regional
Kisah Laksda Bram, dari Penanganan Kisruh '98 hingga Tugas Khusus dari Prabowo | Brigade Podcast
Kisah Laksda Bram, dari Penanganan Kisruh '98 hingga Tugas Khusus dari Prabowo | Brigade Podcast
Nasional
Jasa Teman Jalan, Diminati Orang Kesepian dan Pamer Pasangan
Jasa Teman Jalan, Diminati Orang Kesepian dan Pamer Pasangan
Megapolitan
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau