Indonesia dalam Keadaan Bahaya
Penyerbuan Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, DI Yogyakarta, merupakan teror terhadap publik, hukum, dan negara.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Kepala BIN Temui Teddy di Kantor Seskab, Ini yang Dibahas
Kepala BIN Temui Teddy di Kantor Seskab, Ini yang Dibahas
Nasional
Seorang Pria di Gunungkidul Mencabuli Kenalannya Berusia 16 Tahun, Modus Main Nikah-nikahan
Seorang Pria di Gunungkidul Mencabuli Kenalannya Berusia 16 Tahun, Modus Main Nikah-nikahan
Yogyakarta
Analisis Psikolog di Balik Tragedi Purwakarta, Ada 'Sense of Entitlement' dan Kelamnya Budaya Upeti
Analisis Psikolog di Balik Tragedi Purwakarta, Ada "Sense of Entitlement" dan Kelamnya Budaya Upeti
Bandung
Belanda Kembalikan Arca Dewa Shiva dan Prasasti Damalung ke Indonesia
Belanda Kembalikan Arca Dewa Shiva dan Prasasti Damalung ke Indonesia
Nasional
Mahasiswa Demo di Belakang Gedung MK, Kecam Penyiraman Andrie Yunus dan Tolak Militerisme
Mahasiswa Demo di Belakang Gedung MK, Kecam Penyiraman Andrie Yunus dan Tolak Militerisme
Megapolitan
14 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Magetan, Dinkes Tunggu Hasil Lab
14 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Magetan, Dinkes Tunggu Hasil Lab
Surabaya
Lapak “MBG” Rp 12.000 di Tebet Dititipi Jualan Warga Sekitar agar Dapur Tetap Ngebul
Lapak “MBG” Rp 12.000 di Tebet Dititipi Jualan Warga Sekitar agar Dapur Tetap Ngebul
Megapolitan
Kenapa Burger Aldi Taher Bikin Orang Rela Antre Berjam-jam? Ada Efek Earworm di Baliknya
Kenapa Burger Aldi Taher Bikin Orang Rela Antre Berjam-jam? Ada Efek Earworm di Baliknya
Megapolitan
Jusuf Kalla Datangi Bareskrim Polri, Ada Apa?
Jusuf Kalla Datangi Bareskrim Polri, Ada Apa?
Nasional
Menhaj Pastikan Pemberangkatan Jemaah Haji Mulai Bertahap 22 April 2026
Menhaj Pastikan Pemberangkatan Jemaah Haji Mulai Bertahap 22 April 2026
Nasional
Geruduk Polresta Magelang, Warga Sambeng Buat Laporan Pemalsuan Persetujuan Tambang Tanah Uruk Tol Yogya-Bawen
Geruduk Polresta Magelang, Warga Sambeng Buat Laporan Pemalsuan Persetujuan Tambang Tanah Uruk Tol Yogya-Bawen
Regional
Masih Banyak Bencana Alam, Puan Maharani: Harus Segera Cari Solusi
Masih Banyak Bencana Alam, Puan Maharani: Harus Segera Cari Solusi
Nasional
Rumah Warga di Deli Serdang Diterjang Longsor, 5 Orang Meninggal Dunia
Rumah Warga di Deli Serdang Diterjang Longsor, 5 Orang Meninggal Dunia
Medan
Renovasi Rujab Gubernur-Wagub Kaltim Rp 25 Miliar Disorot, DPRD: Bisa Dievaluasi, Bahkan Dinolkan
Renovasi Rujab Gubernur-Wagub Kaltim Rp 25 Miliar Disorot, DPRD: Bisa Dievaluasi, Bahkan Dinolkan
Regional
Harga Plastik Mahal, Pedagang Peyek hingga Bakso Terpaksa Naikkan Harga
Harga Plastik Mahal, Pedagang Peyek hingga Bakso Terpaksa Naikkan Harga
Megapolitan
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau