The Fed Turunkan Bunga Jadi 3 Persen

Kompas.com - 31/01/2008, 09:38 WIB

NEW YORK,RABU - Bank Sentral AS (Federal Reserve) kembali memangkas suku bunga utama federal funds setengah poin, Rabu (30/1) waktu setempat (Kamis pagi WIB), menjadi tiga persen,  merupakan penurunan kali kedua dalam delapan hari terakhir untuk menolong ekonomi yang disebutkan sementara kalangan sedang bergerak menuju resesi.

Langkah tersebut dilakukan sepekan setelah tindakan penurunan suku bunga darurat 0,75 persentase poin pada Selasa pekan lalu, untuk meredakan gejolak pasar global di tengah kekhawatiran ekonomi AS sudah berada di ambang resesi.

"Pasar-pasar keuangan masih tertekan sekali, dan kredit telah memperketat lebih lanjut beberapa dunia usaha dan rumah tangga," kata Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) setelah memberikan suara.

"Lagi pula, informasi kian mendalamnya kontraksi perumahan baru-baru ini, termasuk juga pelemahan di pasar-pasar kerja."

Panel yang dipimpin oleh Ketua The Fed Ben Bernanke itu memberikan suara sembilan berbanding satu untuk penurunan suku bunga, dengan Ketua The Fed Dallas, Richard Fisher memberikan suara tidak ada perubahan suku bunga. "Langkah kebijakan hari ini, digabung dengan yang dilakukan terdahulu, akan membantu mendorong pertumbuhan yang moderat dan mengurangi risiko aktivitas ekonomi," kata the Fed dalam sebuah pernyataannya.

"Namun, risiko sisi bawah terhadap pertumbuhan masih ada. Komite akan terus menilai dampak dari perkembangan keuangan dan lainnya terhadap prospek ekonomi dan akan  bertindak dalam waktu yang tepat  sesuai dengan kebutuhan untuk mengurangi risiko-risiko."  

Penurunan suku bunga federal funds, yang digunakan untuk pinjaman overnight antar bank, dapat membantu menurunkan lebarnya kisaran biaya pinjaman untuk konsumen dan dunia usaha, dan dapat membantu mendorong aktivitas ekonomi yang terpukul oleh memburuknya kemerosotan sektor perumahan yang memicu krisis sektor finansial.

Sehubungan dengan pertemuan anggota the Fed, Departemen Perdagangan melaporkan  pertumbuhan tahunan ekonomi AS melambat secara dramatis menjadi 0,6 persen dalam kuartal keempat 2007 di tengah memburuknya kemerosotan perumahan  dan ketatnya pasar kredit.

Robert MacIntosh, kepala ekonom Eaton Vance Management, mengatakan the Fed sedang bertarung untuk menahan kemerosotan ekonomi yang cepat. "Faktanya bahwa hal ini (penurunan suku bunga) dilakukan hanya delapan hari setelah penurunan suku bunga lalu," kata MacIntosh.

"Dan saya pikir bahasa ini mengindikasikan mereka akan menurunkan suku bunga lebih lanjut."

MacIntosh mengatakan ia yakin the Fed akan menurunkan suku bunganya lagi hingga mencapai posisi terendah 2,0 persen untuk membantu mencegah sebuah resesi, namun tidak akan sampai jauh  hingga 1,0 persen karena dapat menimbulkan "buble" (gelembung) perumahan. "Saya pikir mereka sedang mencoba untuk membawa kami keluar dari sebuah resesi," kata dia. "Apakah ini cukup atau masih kurang masih harus dilihat."

Peter Kretzmer, ekonom senior pada Bank of America, mengatakan perbedaan suara dalam FOMC "indikasi disana ada diskusi yang ketat."

"The Fed dalam sebuah posisi sulit setelah pekan lalu menurunkan suku bunganya  75 basis-poin," kata Kretzmer.

Meski beberapa anggota FOMC merasa bahwa the Fed telah bertindak terlalu cepat untuk menurunkan suku bunganya, Kretzmer mengatakan panel telah mengikutinya melalui penurunan suku bunga lanjutan setelah langkah darurat sepekan lalu. (AFP/ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau