JAKARTA, SELASA-Siapa yang menduduki jabatan Wakil Menteri Luar Negeri (Wakil Menlu) masih menjadi misteri. Pemerintah hingga hari ini (Selasa, 25/3) belum mengumumkan nama pendamping Menlu Hassan Wirajuda tersebut.
Jika merujuk pernyataan Hassan Wirajuda saat rapat kerja dengan Komisi I DPR, maka calon Wakil Menlu berasal dari pejabat struktural Departemen Luar Negeri (Deplu) bukan dari partai politik.
Kalau berasal dari pejabat struktural Deplu maka ada beberapa yang patut dijagokan dilihat dari prestasi dan kedekatan dengan istana. Nama yang pertama adalah Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal. Sebelum menjadi juru bicara, pria kelahiran Belgrade tersebut pernah menjabat sebagai Direktur Urusan Amerika Utara dan Amerika Tengah Deplu. Kemampuan diplomatik doktor ilmu hubungan internasional itu tidak perlu diragukan lagi. Apalagi, Dino selama ini mendampingi Kepala Negara setiap melakukan kunjungan ke luar negeri dan pernah bekerja sama dengan Hassan Wirajuda di Deplu.
Nama kedua adalah Duta Besar RI untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Marty Natalegawa. Marty adalah rising star di Deplu. Dari mulai jabatan juru bicara, Dirjen Kerjasama ASEAN, Duta Besar untuk Inggris sudah pernah didudukinya. Penampilan Marty di dunia internasional yang paling nyata adalah saat mewakili Indonesia menyatakan abstain terhadap sanksi PBB yang akan dijatuhkan kepada Iran.
Nama lain yang juga dapat dikedepankan adalah mantan Perwakilan Tetap RI untuk Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia PBB Makarim Wibisono.
Siapa yang akan dipilih Presiden? Kita tunggu saja.(ROY)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang