PPP Imbau Organisasi Islam Protes Film "Fitna"

Kompas.com - 30/03/2008, 00:18 WIB

JAKARTA, SABTU-Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Partai Persatuan Pembangunan Bachtiar Chamsyah yang juga menjabat sebagai Menteri sosial, mengimbau pada organisasi-organisasi Islam untuk terus melakukan protes terhadap film "Fitna" karya anggota Parlemen Belanda Geert Wilders.

"Saya imbau harus protes dan meminta pada PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) untuk memberikan teguran," ujarnya, di Jakarta, Sabtu, setelah menutup acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)  Bidang Agama dan Dakwah DPP PPP.

Menurut dia, kebebasan berekspresi harus bertanggung jawab dan tidak boleh menyakiti. Ia juga meminta kepada pemerintah untuk memprotes beredarnya film tersebut lewat internet.

Rakornas Bidang Agama dan Dakwah DPP PPP juga merekomendasikan agar pemerintah mengambil langkah-langkah politik lebih tegas sesuai prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif. Selain itu, juga meminta pada pemerintah untuk memanggil seluruh Duta Besar dan perwakilan dari negara-negara Eropa, Amerika Serikat dan Australia dan menyampaikan nota protes terhadap penghinaan Islam, Al Quran dan Nabi Muhammad SAW.

Wakil Sekjen PPP Teuku Taufiqulhadi, ditemui terpisah, mengatakan PPP meminta pemerintah RI mengupayakan agar anggota parlemen Belanda Geert Wilders dapat diajukan ke Mahkamah Internasional karena telah membuat film yang melecehkan Islam.

"Karena Wilders telah melanggar undang-undang hak asasi manusia (HAM) PBB yang menyatakan bahwa tidak ada satu pihak pun boleh melakukan penistaan terhadap kepercayaan dan keyakinan orang lain," katanya.(ANT/ROY)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau