Laporan Wartawan Kompas, Wisnu Nugroho
JAKARTA, MINGGU - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama sejumlah pejabat terkait menginspeksi secara mendadak pelaksanaan program konversi minyak tanah ke gas. Sidak dilakukan di RT 10 RW 07, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta, Minggu (6/4).
Tiba di lingkungan padat penduduk dan bergang sempit itu, Presiden didampingi Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meninjau agen gas. Setelah itu, Presiden mengunjungi rumah Usman (42) di gang sempit.Presiden masuk sampai rapar rumah petak yang bergang buntu. Dengan Usman, Presiden bertanya sejak kapan menggunakan gas. "Sejak Desember 2006 saya sudah pakai gas di rumah. Lumayan, bisa hemat sedikit," ujar Usman.
Usman menyebut sebulan menghabiskan 28 liter minyak tanah dengan biaya Rp 70.000. Sementara setalah menggunakan gas, biaya yang dikeluarkan Rp 65.000 untuk lima tabung gas. Presiden berterima kasih pada rakyat yang telah ikut dalam program konversi minyak tanah ke gas."Terima kasih dan penghargaan saya sampaikan karena ikut berbuat menyelamatkan APBN, ekonomi, dan lingkungan hidup," ujarnya.
Saat sidak, warga berkerumun dan memadati gang yang dilalui Presiden.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang