Lokasi Penyempitan Jalan Tol Jembatan Tiga Tersendat

Kompas.com - 08/04/2008, 09:51 WIB

JAKARTA, SELASA - Kemacetan kendaraan di ruas jalan tol Jembatan Tiga, Jakarta Utara baik dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Tanjung Priuk dan arah sebaliknya pagi ini, Selasa (8/4) mulai terjadi dari sekitar pukul 06.30 WIB.

Kemacetan terjadi di sekitar lokasi penyempitan jalan tol yang tengah mengalami perbaikan. Ruas jalan di lokasi penyempitan baik dari dan ke arah Bandara Soekarno-Hatta hanya difungsikan satu jalur. Mobil yang melintas harus bergantian untuk melewati ruas jalan tersebut.

Namun demikian, berdasarkan informasi dari petugas patroli Jasa Marga, Suyadi, pada pagi hari kemacetan kendaran terjadi tidak lebih dari satu kilometer.

"Macetnya belum parah, paling kurang dari satu kilometer. Kalo jam sembilan mulai macet lebih parah," tegasnya.

Untuk mengurangi kemacetan di tol, truk-truk kontainer dilarang melintasi lokasi penyempitan jalan. Petugas patroli Jasa Marga sengaja memasang portal yang tingginya tidak lebih dari tiga meter sehingga hanya mobil pribadi dan truk kecil saja yang bisa melintas.

Jalur truk kontainer dialihkan keluar ke arah jalan arteri Jembatan Tiga kemudian memutar arah dan masuk kembali ke pintu tol berikutnya. Pengalihan jalur truk kontainer ini ternyata juga berdampak kemacetan di jalan arteri Jembatan Tiga. Titik kemacetan terjadi di lokasi putaran truk kontainer. (KP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau