SAMARINDA, SELASA - Gas elpiji ukuran 12 kilogram susah didapat di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Meski ada, harganya mahal dan agen tak lagi mengantar ke konsumen.
Suwardi, pedagang eceran, mengatakan, dua bulan ini agen tak mengantar elpiji ke toko. "Sambil membawa tujuh tabung kosong, ia mendatangi agen-agen dan berharap mendapat gas. Saya bingung cari ke mana lagi karena belum dapat juga," katanya di Samarinda, Selasa (8/4).
Hendrik dari PT Sumber Gas Prima mengatakan, PT Pertamina (Persero) memasok 4.800 tabung 12 kg dan 400 tabung 50 kg untuk perusahaannya. "Hanya untuk pelanggan itu pun tak kami antar," katanya.
Wira Penjualan Gas Kalimantan, Agus Susyanto, mengatakan Kalimantan Timur, Selatan, dan Tengah dipasok 120-130 metrik ton per hari. "Pasokan gas tak bermasalah. Kami akan menggelar operasi pasar," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang