Depkominfo Ingin Buat Astro Jera

Kompas.com - 14/04/2008, 17:55 WIB

JAKARTA, SENIN - Penghentian siaran berbayar Astro oleh Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) menunjukkan adanya hukuman (punishment) kepada pihak PT Direct Vision (pengelola Astro) atas pelanggaran yang telah dilakukannya.

"Dianggap mereka (PT Direct Vision) tidak memenuhi persyaratan teknis. Maka siarannya di-off-kan tapi tidak dicabut," ujar Henry Subiakto, staf ahli media massa Menteri Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) di Kantor Depkominfo, pada Senin (14/4).

Penghentian siaran Astro saat ini, ujar Henry, bertujuan agar ada efek jera terhadap Astro yang telah melakukan pelanggaran. Hal ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menindak pelanggar dalam media penyiaran."Tapi yang jelas, ini merupakan starting point untuk melakukan penataan yang lebih luas atas banyaknya pelanggaran yang dilakukan media-media penyiaran saat ini. Itu harus dimulai yang besar dulu. Astro'kan besar," ujarnya.

Ia menambahkan sebagai media yang menggunakan frekuensi dalam ranah publik, media penyiaran tidak bisa seenaknya dalam memanfaatkannya. Harus ada peraturan detil yang mengaturnya karena berkenaan dengan kepentingan publik.Pelanggaran yang dilakukan Astro bukan merupakan pelanggaran yang berat, tetapi pelanggaran tetap merupakan sebuah pelanggaran dan hukum harus ditegakkan. Apa yang terjadi pada Astro saat ini merupakan tindak lanjut Depkominfo berdasarkan laporan pihak kepolisian atas pelanggaran yang dilakukan pihak Astro.

Hal yang samaakan dilakukan juga pada media penyiaran lain di Indonesia yang belum memperoleh Izin Stasiun Radio (ISR) dan juga Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP). "Ini bentuk komitmen pemerintah menegakkan hukum. Nanti ada penertiban," ujarnya. (SMS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau