Review pekan ke-34 epl

Ditahan Wigan, Chelsea Makin Terseret MU

Kompas.com - 15/04/2008, 04:01 WIB

LONDON, SELASA - Chelsea gagal mempertahankan jarak dengan Manchester United (MU). Tampil di kandang pada pekan ke-34, Senin (14/4) atau Selasa dini hari WIB, Chelsea ditahan Wigan Athletic 1-1. Hasil yang membuat The Blues makin tenggelam dalam upaya mengejar gelar Premier League.

Chelsea sebenarnya sudah dalam keadaan memimpin, setelah Michael Essien mencetak gol di menit ke-55. Namun, berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-90 melalui Emile Heskey. Hasil yang benar-benar menyakitkan, karena kemenangan Chelsea di depan mata hilang di menit terakhir.

Akibatnya, Chelsea makin terseret oleh MU. Di puncak klasemen, MU mengumpulkan nilai 80 setelah menang 2-1 atas Arsenal. Sedangkan nilai Chelsea sekarang adalah 75, atau tertinggal lima poin. Dengan sisa empat pertandingan, berat bagi Chelsea untuk mengejar MU.

Pertemuan Chelsea lawan MU pada 26 April akan sangat menentukan. Jika Chelsea menang, maka peluang akan terbuka lebar lagi. Jika kalah atau seri, maka MU makin dekat ke tangga juara.

Pada pertandingan itu, Wigan menerapkan permainan bertahan sejak awal pertandingan. Para pemain mereka lebih banyak terkonsentrasi di area mereka sendiri dan hanya sesekali mengandalkan serangan balik.

Permainan itu sempat menyulitkan Chelsea. Meski tetap berusaha menekan, tapi upaya mereka sering gagal karena banyaknya pemain Wigan yang segera merapat di jantung pertahanan. Maka, di babak pertama Chelsea terkesan frustrasi.

Memasuki babak kedua, pelatih Avram Grant menurunkan Joe Cole menggantikan Florent Malouda. Strategi ini ternyata berbauah. Permainan Chelsea jadi lebih kreatif berkat manuver-manuver Joe Cole.

Wigan pun semakin kewalahan dan beberapa kali pertahanannya terbongkar. Berawal dari kreasi Joe Cole, Nicolas Anelka meraih peluang emas pada menit ke-53, ketika mendapatkan bola lepas di depan gawang Wigan. Dia pun menendangnya dengan kencang ke gawang. Namun, Chris Kirkland berada pada posisi yang tepat. Sehingga, tendangan jarak jauh itu terpental.

Sejak itu, tekanan Chelsea semakin tajam. Lagi-lagi, Joe Cole menginspirasi serangan Chelsea dengan baik. Dia mengirim umpan langsung kepada Anelka yang berada di kotak penalti. Meski sempat ditekan beberapa pemain, tapi dia berhasil mengirim bola kepada Michael Essien yang berada di belakangnya.

Tana ragu-ragu, Essien langsung melakukan tendangan pertama ke gawang Wigan. Bola meluncur keras ke arah kanan gawang Wigan dan gagal dijangkau Kirkland.

Sejak itu, Chelsea terus melancarkan serangan demi serangan. Beberapa peluang sempat tercipta, namun penyelesaian akhir Chelsea masih kurang sempurna. Pada menit ke-89, Essien nyaris mencetak gol dengan cara yang sama. Dia menerima bola balik dari Anelka dan langsung menendangnya ke gawang. Tapi, Kirkland melakukan penyelamatanluar biasa.

Bola tepisannya yang bergulir ke kanan langsung dikuasai pemain Wigan. Kesempatan itu mereka manfaatkan untuk melakukan serangan balik. Ini tampaknya yang tak terantisipasi oleh Chelsea.

Dari sisi kanan pertahanan Chelsea, Jason Koumas mampu mengirimkan umpan silang ke depan gawang Chelsea yang dikawal Peter Cech. Emile Heskey gagal dihentikan Alex. Dia pun dengan mudah mencocorkan bola ke gawang tanpa bisa dihalau Peter Cech. (HPR)

Susunan Pemain
Chelsea:
1-Peter Cech, 35-Belletti, 33-Alex, 26-Terry, 18-Bridge, 15-Malouda (10-Joe Cole 46), 5-Essien, 13-Ballack, 12-Mikel, 21-Kalou, 39-Anelka

Wigan: 1-Kirkland, 17-Boyce, 2-Taylor (14-King 79), 18-Scharner, 25-Melchiot, 8-Kilbane, 28-Palacios, 24-Skoko (10-Koumas 56), 16-Valencia, 9-Heskey, 23-Bent (6-Sibierski 64)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau