PHILADELPHIA, KAMIS - Demi memikat hati kaum Yahudi yang amat berpengaruh dalam dunia finansial AS, Barack Obama mengecam mantan Presiden Jimmy Carter yang bertemu dengan para pemimpin Hamas. Untuk diketahui Amerika Serikat menggolongkan Hamas sebagai kelompok teroris.
Kecaman Obama itu diucapkan dalam pidatonya di depan perkumpulan Yahudi AS di Philadelphia, Rabu. Kebetulan Jimmy Carter yang separtai dengan Obama tengah melakukan lawatan ke Mesir. Dalam muhibah itu, Carter melakukan pembicaraan dengan sejumlah pemimpin Hamas, yang kini memerintah Palestina. Hamas dan Israel tak mau saling berdamai.
Obama bilang, ia punya perbedaan pandangan yang mendasar dengan Carter. "Kita tidak boleh berunding dengan kelompok teroris yang berniat meremukkan Israel," katanya. "Kita," lanjutnya,"hanya akan berunding dengan Hamas jika mereka melepaskan jalan terorisme, mengakui hak hidup Israel, dan menuruti kesepakatan-kesepakatan damai yang telah dibuat sebelumnya."
Pernyataan Obama ini jelas dimaksudkan untuk mencari simpati kalangan Yahudi yang punya pengaruh kuat dalam dunia finansial dan industri AS. Karena pengaruh kelompok etnis inilah kebijakan politik luar negeri AS, khususnya di Timur Tengah, selalu menguntungkan Israel.
Tentu saja langkah Obama ini amat berat mengingat sentimen rasial cukup berpengaruh dalam politik AS, apalagi ia punya leluhur dari Afrika. Dalam keseharian relasi warga AS keturunan Afrika (kulit hitam) dengan keturunan Yahudi tidaklah sedekat relasi antara keturunan Yahudi dengan keturunan Eropa (kulit putih).
Dan bagi Obama upaya mendekatkan diri ke kalangan Yahudi kian mendesak mengingat masih gencar kampanye yang mendiskreditkan dirinya, menjelang konvensi Partai Demokrat untuk menentukan dia atau Hillary Clinton yang berhak memegang tiket calon presiden usungan Demokrat. Sebelumnya, ia sudah bertemu dengan paguyuban Yahudi di Ohio. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang