Horta: "Senang Kembali ke Timor Leste"

Kompas.com - 17/04/2008, 09:17 WIB

DILI, KAMIS-Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta tiba di Dili, Kamis (17/4) waktu setempat, setelah dua bulan menjalani perawaran di Australia. 

Kedatangan Horta disambut dengan upacara militer dan ratusan warga Dili yang antusias menantikannya. "Viva Presiden Ramos Horta," teriak mereka. Turut serta dalam penyambutan antara lain Perdana Menteri Xanana Gusmao, pemimpin oposisi Mari Alkatiri, pejabat pemerintah, dan perwakilan negara sahabat yang mendukung Horta.

Peraih Nobel Perdamaian berusia 58 tahun itu dibawa ke Australia akibat luka tembak yang dideritanya Februari lalu. Horta ditembak kelompok pemberontak pimpinan Mayor Alfredo Reinado. Ketika menggelar jumpa pers di bandara, Horta menguncapkan terima kasih kepada Parlemen Timor Leste, pejabat pemerintah, dunia internasional, dan seluruh rakyat di Timor Leste. "Saya senang  telah kembali ke Timor Leste," ungkapnya.

Kepada kelompok pemberontak, dia menyerukan untuk segera menyerah dan bersama-sama pemerintah membangun Timor Leste. Dia meminta kepada Gastao Salsinha, pengganti Reinado, agar keluar dari tempat persembunyiannya.

"Saya minta kepada Gastao Salsinha jangan terus berada di hutan, ayo menyerah ke gereja atau pihak berwenang agar mendapatkan keadilan. Saya tidak ingin ada yang tewas, Gastao seharusnya menyerah dan meletakkan senjata," ungkap Horta.(RTR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau