DILI, KAMIS-Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta tiba di Dili, Kamis (17/4) waktu setempat, setelah dua bulan menjalani perawaran di Australia.
Kedatangan Horta disambut dengan upacara militer dan ratusan warga Dili yang antusias menantikannya. "Viva Presiden Ramos Horta," teriak mereka. Turut serta dalam penyambutan antara lain Perdana Menteri Xanana Gusmao, pemimpin oposisi Mari Alkatiri, pejabat pemerintah, dan perwakilan negara sahabat yang mendukung Horta.
Peraih Nobel Perdamaian berusia 58 tahun itu dibawa ke Australia akibat luka tembak yang dideritanya Februari lalu. Horta ditembak kelompok pemberontak pimpinan Mayor Alfredo Reinado. Ketika menggelar jumpa pers di bandara, Horta menguncapkan terima kasih kepada Parlemen Timor Leste, pejabat pemerintah, dunia internasional, dan seluruh rakyat di Timor Leste. "Saya senang telah kembali ke Timor Leste," ungkapnya.
Kepada kelompok pemberontak, dia menyerukan untuk segera menyerah dan bersama-sama pemerintah membangun Timor Leste. Dia meminta kepada Gastao Salsinha, pengganti Reinado, agar keluar dari tempat persembunyiannya.
"Saya minta kepada Gastao Salsinha jangan terus berada di hutan, ayo menyerah ke gereja atau pihak berwenang agar mendapatkan keadilan. Saya tidak ingin ada yang tewas, Gastao seharusnya menyerah dan meletakkan senjata," ungkap Horta.(RTR)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang