MOGADISHU, KAMIS - Sedikitnya 12 orang, termasuk kepala Al-Qaeda di Somalia, tewas pada Kamis ketika militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara di bagian tengah Somalia, kata sebuah sumber.
Menurut gerakan Shahab, dua tokoh senior termasuk Moalim Aden Hashi Ayro di antara korban tewas dalam serangan itu. Pemerintah Somalia mengatakan Ayro merupakan pemimpin Al-Qaeda di negeri itu.
"Kami masih menggali reruntuhan di rumah yang benar-benar rusak berat itu. Sejauh ini ditemukan 10 mayat, termasuk mayat Ayro," kata Abshir Moalim Ali, seorang warga yang dituakan di distrik Dhusamareb, Somalia Tengah.
Warga yang dituakan lainnya di kawasan itu Hussein Haji Mohamed, mengatakan dua orang lagi yang dibawa ke rumah sakit meninggal akibat cedera. Ada juga warga sipil yang menderita cedera serius di sebuah rumah dekat serangan itu.
Di Washington, Pentagon membenarkan serangan atas pemimpin militer Al-Qaeda di Somalia tapi menolak untuk menyebutnya dan tak ingin buru-burun mengatakan bahwa misi itu berhasil.
Seorang juru bicara kelompok itu mengatakan serangan udara itu menewaskan Ayro dan Sheikh Muhyadin Omar. Shahab, dalam lamannya, menyebut Ayro sebagai seorang pribadi yang berani.
Kelompok itu juga menambahkan Shahab akan melancarkan jihad di bawah pemimpinnya Mukhtar Abu-Zubeyr. "Perjuangan itu bukan pekerjaan seorang," kata pernyataan itu. Abu-Zubeyr adalah ketua umum Shahab dan Ayro memimpin sayap militernya.