JAKARTA, JUMAT-Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum membahas secara serius pengganti Boediono selaku Menko Perekonomian meski waktu pelantikan Boediono sebagai Gubernur Bank Indonesia mulai mendekat, 17 Mei."Sekarang ini kan belum diangkat, jadi belum dibicarakan," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar seusai membuka Rapat Konsultasi Nasional Partai Golkar di Jakarta, Jumat (2/5).
Menurut Kalla, pengganti Boediono akan diserahkan ke tangan Presiden Yudhoyono sebagai pemegang hak prerogatif pemerintahan. "Menteri yang diangkat dan diberhentikan itu adalah hak prerogatif Presiden. Jadi, Presiden akan mengambil langkah-langkah yang sesuai pada waktunya," ujarnya.
Boediono melenggang menuju kursi Gubernur Bank Indonesia setelah dua sosok calon gubernur BI yang dimajukan Presiden ditolak parlemen. Dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dan tes jilid II, parlemen tak berkutik banyak atas visi dan misi yang dideskripsikan Boediono ketika Bank Indonesia berada digenggaman tangannya. (Persda Network/Ade Mayasanto)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang