BONTANG, JUMAT- DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Bontang menolak rencana kenaikan BBM. "Kami tidak setuju dengan kenaikan BBM karena pasti akan membebani rakyat, utamanya rakyat kecil. Pemerintah harus mengambil opsi selain kenaikan BBM," ujar ketua Majelis Pertimbangan PAN Bontang A Choliq Hidayat, Jumat (9/5).
Langkah yang akan diambil PAN Bontang adalah menyurati secara formal DPP PAN tentang hal itu. Kenaikan BBM, kata Choliq, bisa melambungkan harga komoditas sampai tiga kali lipat. Di tengah kesulitan ekonomi dan jumlah pengangguran yang bertambah, kenaikan justru akan mencekik leher rakyat lebih kencang.
Ketua BAPILU PAN Kota Bontang Hartoyo memberikan opsi penghematan APBN yang dimulai dari level pengambil kebijakan paling tinggi, di tingkat pusat. Cara penghematan belanja negara harus dimulai dengan penghematan belanja rumah tangga pemerintah pusat.
Ia menjelaskan, solusi BLT yang ditawarkan pemerintah sangat tidak mendidik. "Itu bisa membuat masyarakat malas dan tidak produktif. Seharusnya bagaimana program pemberdayaan ekonomi yang digeber agar masyarakat bisa mandiri," katanya. (Tribun Kaltim/ASI)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang