Micxon CTV 880, GSM-CDMA plus TV

Kompas.com - 16/05/2008, 16:39 WIB

Perhatian khusus terhadap fasilitas TV terlihat dengan adanya tombol pintas TV; letaknya di bawah tombol menu kanan. Ini akan langsung membuka tampilan berupa jendela. Tetapi tampilan ini, bagi Sinyal, kurang nyaman dilihat karena penuh dengan icon.

Agar lebih lega, ketuk saja layar, atau pencet tombol # untuk pindah ke tampilan fullscreen. Selanjutnya bisa pakai navigasi untuk pindah saluran atau setel Brightness, serta tombol 4 dan 6 untuk volume.

Catatan: kita tidak bisa memotret layar pada tampilan fullscreen. Jika baru pertama kali pakai, sebaiknya buka dulu Option, lalu pilih Indonesia di Area Setting dan pencet Channel Search. Jangan lupa memanjangkan antena agar sinyal tertangkap lebih baik.

Secara keseluruhan, ponsel terasa bersih dari tombol dan port. Karena bersihnya, kita hanya bisa temukan port charger/kabel data di sisi kanan bodi. Perhatikan baik-baik: di ponsel ini tidak ada tombol volume! Jadi, pengaturan suara harus menggunakan menu dalam aplikasi. Ini agak merepotkan di layar yang kadang-kadang tidak sensitif ketukan.

Tak ada cara khusus untuk bertelepon di ponsel GSM-CDMA ini. Pencet nomor yang dituju seperti biasa, lalu pencet tombol G untuk GSM atau C untuk CDMA. Atau di keypad virtual, ketuk tombol bergambar telepon untuk GSM dan tombol bergambar telepon berhuruf C untuk CDMA.

Tentu saja kita bisa menggunakan salah satu jaringan saja secara tetap. Tinggal pindahkan opsi ke GSM Mode atau CDMA Mode dari GSM & CDMA Dual Mode yang ada di GSM & CDMA Setting. Jika hanya satu kartu yang terpasang, sementara opsi dual-mode sedang aktif, kartu yang terpasang tetap berfungsi tetapi di layar terus muncul peringatan untuk memasang kartu lainnya.

Slot kartu operator ditandai dengan label huruf G untuk GSM dan C untuk CDMA. Namun bila suatu saat label ini hilang, ingat-ingatlah slot atas untuk CDMA dan slot bawah (yang bertetangga dengan slot MicroSD) untuk GSM. Oya, slot MicroSD sudah terisi kartu berkapasitas 1GB.

Seperti biasa, ada Caller Picture dan Caller Video selain Caller Ring Tone. Dalam Inbox SMS, perhatikan, hanya SMS di GSM saja yang punya menu Copy to Phone/Move to Phone; SMS di CDMA tidak ada. Di ponsel ini juga ada Black List untuk memblokir panggilan yang tak diinginkan, dan Flight Mode untuk menon-aktifkan fungsi telepon. Masih ada pula Schedule Power On/Off untuk mematikan ponsel dengan jadwal tertentu.

Meskipun tidak diunggulkan Micxon, fasilitas kamera di ponsel ini sebetulnya menarik. Sebab ada 2 kamera, dan dua-duanya bisa dipakai. Bahkan ada icon pintas di layar yang memudahkan pindah antar lensa; selain lewat Dual Sensor di menu Option. Namun hanya kamera utama yang disertai cermin. Tidak ada lampu tambahan.

Yang merepotkan, di ponsel ini tidak tersedia tombol kamera. Maka harus mengandalkan tombol tengah navigasi untuk pengoperasian. Kita juga jadi harus masuk-masuk menu untuk mengaktifkan kamera di Multimedia untuk foto (Camera) maupun video (Video Recorder). Setting lumayan lengkap. Video bisa direkam sebesar kapasitas yang tersedia, tetapi foto hanya maksimal 640x480.

Ponsel ini dapat pula digunakan sebagai mass storage, Webcam, maupun modem ketika terhubung ke PC via kabel data. Tinggal pilih opsinya di USB Config yang muncul, dan driver langsung ter-install.

Suara yang dihasilkan ponsel tergolong nyaring, berkat speaker yang mengelilingi kamera plus 2 speaker kotak di sebelahnya. Kualitas suara masih bisa diutak-atik dengan Sound Effect yang menyediakan Equalizer seperti Normal, Bass, Dance, Classical, Treble, Party, Pop, Rock.

Sisi bawah layar sentuh dikuasai deretan icon permanen untuk pintasan ke menu utama (gambar rumah), Messages (amplop), Phone Book (buku terbuka), Call History (telepon), dan Audio Player (nada). Di atasnya lagi ada tambahan deretan icon tak permanen untuk pintasan ke menu utama (rumah), Messages (kotak pos), Phone Book (buku), keypad virtual (telepon). Navigasinya sendiri menjadi pintasan ke 4 aplikasi.

Ada sentuhan unik pada desain unit demo yang Sinyal terima, yaitu aksen gambar bambu yang melintang di bawah kamera utama. Pihak Micxon menyebutkan bahwa paket akan ditambahi casing polos. Enaknya lagi, ada charger tambahan khusus untuk mengisi-ulang batere, di samping charger saat batere terpasang di ponsel. Jadi, Anda tidak perlu kuatir kehabisan tenaga batere.

DENGAN KATA LAIN...

Dual GSM-CDMA plus TV yang pantas dimiliki generasi gaul

(sumber: Sinyal)

PLUS : TV, GSM-CDMA dual-on.

MINUS : Tanpa tombol volume.

 
 
SPESIFIKASI Micxon CTV 880
Harga
Rp2.000.000
Jaringan

GSM 900/1800/1900, CDMA 2000

Bentuk
Bar
Dimensi

116x56x18 mm

Bobot

140 gram

Batere

Li-Ion 3,7V 1800mAh

Waktu siaga

rata-rata 5 hari

Waktu bicara

rata-rata 4 jam

Layar

3”, TFT, 260 ribu warna

Memori tambahan

MicroSD

Konektivitas antar peranti

Kabel data, Bluetooth

Konektivitas internet

GPRS; WAP

Kamera

2MP, cermin (belakang), VGA (depan)

Ringtone
Polifonik
Phonebook

500 entri

Messaging

SMS (Phone 100, CDMA-ME 200), MMS, Chat

Aplikasi

Image Viewer, Video Player, Audio Player, Sound Recorder, FM Radio, E-Book Reader, Game (Vsmj, Bejeweled, LianLianKan), Calendar, To Do List, Alarm, World Clock, Stopwatch (Typical Stopwatch, nWay Stopwatch), Calculator, Unit Converter (Weight, Length), Currency Converter, Track, Incall Firewall, MSG Firewall, Remote Control

Isi paket

Batere tambahan, charger (kepala charger, sekaligus charger batere), kabel, headset, manual, MicroSD 1GB, casing tambahan.

 
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau