Wow, Minyak Dekati 134 Dollar AS

Kompas.com - 22/05/2008, 03:28 WIB

NEW YORK, KAMIS - Minyak mentah tiada henti membuat rekor harga baru. Pada sesi perdagangan Rabu di New York (Kamis pagi WIB), harga emas hitam itu melambung lagi menembus angka 133 dollar AS, dengan angka tertinggi 133,72 dollar AS per barrel untuk pengiriman bulan Juli.

Harga baru tersebut dipicu oleh berbagai sebab. Pelemahan nilai dollar terhadap euro yang masih berlanjut hingga Rabu menjadi salah satu penyebabnya. Para investor memilih komoditas laris seperti minyak untuk meng-hedge inflasi di AS dan lemahnya dollar.

Faktor lain adalah laporan Departemen Energi AS yang menyebut bahwa cadangan minyak mentah dan bensin di AS pada pekan lalu turun, yang melebihi 5 juta barrel. Penurunan ini di luar perkiraan para analis.

Selain itu, belum ada tanda-tanda penurunan permintaan dari sejumlah negara berkembang yang tengah haus minyak seperti China, dan India. Sedangkan di sisi lain, belum juga ada isyarat pasokan baru yang lebih banyak dari negara produsen.

Gempa dahsyat di China juga menjadi salah satu sebab kenaikan harga minyak karena sejumlah pembangkit listrik yang menggunakan batu bara mengalami kerusakan sehingga harus diganti mesin pembangkit berbahan bakar minyak diesel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau