Mau BLT, Nenek Tarmi 2 Hari Sanggongi Kantor Pos

Kompas.com - 26/05/2008, 13:36 WIB

PALEMBANG, SENIN - Nenek renta Ny Tarmi(75) warga Kelurahan Talang Keranggo, Senin siang berada di halaman Kantor Pos Jalan Merdeka, Palembang, dan mengharapkan mendapat dana bantuan langsung tunai (BLT).
     
"Saya sudah dua hari ini datang ke Kantor Pos, tetapi petugas tidak mau memberi uang yang dijanjikan pemerintah (dana BLT--Red), karena saya tidak ada kupon," katanya.
     
Menurut Tarmi yang sehari-hari menjadi pedagang buah-buahan,  dana BLT tersebut sangat diharapkan untuk menambah modal dagang, namun  ia tidak mendapat jatah BLT.
     
Ketua RT di tempat tinggalnya tidak memberi kupon BLT, karena katanya ia tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP)dan bukan pembayar pajak.  "Kupon dibagikan hanya bagi warga tertentu saja," kata Siti Aminah (69) warga RT-03 Kelurahan 19 Ilir menambahkan.
     
Di tengah-tengah keramaian warga yang mengantri mengambil dana BLT di halaman Kantor Pos tersebut, nenek Tarmi memunguti gelas plastik bekas air minum mineral.
     
Ia mengatakan, tidak memiliki uang untuk membuat KTP dan kartu keluarga. Untuk makan sehari-hari ia hanya mengandalkan belas kasihan anaknya yang bekerja sebagai buruh bangunan.
     
Kantor Pos di Jalan Kapten A. Rivai, Palembang yang menghadap ke Masjid Agung Sultan Mahmud Badarudin itu, sejak pagi pukul 07.00 WIB  tampak warga yang datang berbondong-bondong untuk mengambil uang BLT.
     
Di Kantor Pos Kertapati, Palembang terlihat warga yang mengantri hingga ke jalan raya. Namun suasana tetap berjalan lancar dan tertib.
     
"Kami siap melayani sejak pagi berapapun banyaknya warga yang datang, dan pelayanan akan ditunda sementara bila jam telah menunjukkan pukul 16.00 WIB dan dilanjutkan esok harinya," kata Wakil Pimpinan PT Pos Cabang Palembang, Muchlis menjelaskan.
    
Sementara itu, pimpinan PT.Pos Cabang Palembang, Yan Piter sebelumnya mengatakan, sebanyak 99.936 warga akan mendapatkan dana kompensasi kenaikan BBM tersebut datang dari 16 kecamatan se-Kota Palembang.
     
Dana yang disiapkan untuk penerima BLT tersebut sebesar Rp29,8 miliar lebih atau sebesar Rp300 ribu per tiga bulan untuk 99.936 warga yang menerima program itu, tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau