PALEMBANG, SENIN - Nenek renta Ny Tarmi(75) warga Kelurahan Talang Keranggo, Senin siang berada di halaman Kantor Pos Jalan Merdeka, Palembang, dan mengharapkan mendapat dana bantuan langsung tunai (BLT).
"Saya sudah dua hari ini datang ke Kantor Pos, tetapi petugas tidak mau memberi uang yang dijanjikan pemerintah (dana BLT--Red), karena saya tidak ada kupon," katanya.
Menurut Tarmi yang sehari-hari menjadi pedagang buah-buahan, dana BLT tersebut sangat diharapkan untuk menambah modal dagang, namun ia tidak mendapat jatah BLT.
Ketua RT di tempat tinggalnya tidak memberi kupon BLT, karena katanya ia tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP)dan bukan pembayar pajak. "Kupon dibagikan hanya bagi warga tertentu saja," kata Siti Aminah (69) warga RT-03 Kelurahan 19 Ilir menambahkan.
Di tengah-tengah keramaian warga yang mengantri mengambil dana BLT di halaman Kantor Pos tersebut, nenek Tarmi memunguti gelas plastik bekas air minum mineral.
Ia mengatakan, tidak memiliki uang untuk membuat KTP dan kartu keluarga. Untuk makan sehari-hari ia hanya mengandalkan belas kasihan anaknya yang bekerja sebagai buruh bangunan.
Kantor Pos di Jalan Kapten A. Rivai, Palembang yang menghadap ke Masjid Agung Sultan Mahmud Badarudin itu, sejak pagi pukul 07.00 WIB tampak warga yang datang berbondong-bondong untuk mengambil uang BLT.
Di Kantor Pos Kertapati, Palembang terlihat warga yang mengantri hingga ke jalan raya. Namun suasana tetap berjalan lancar dan tertib.
"Kami siap melayani sejak pagi berapapun banyaknya warga yang datang, dan pelayanan akan ditunda sementara bila jam telah menunjukkan pukul 16.00 WIB dan dilanjutkan esok harinya," kata Wakil Pimpinan PT Pos Cabang Palembang, Muchlis menjelaskan.
Sementara itu, pimpinan PT.Pos Cabang Palembang, Yan Piter sebelumnya mengatakan, sebanyak 99.936 warga akan mendapatkan dana kompensasi kenaikan BBM tersebut datang dari 16 kecamatan se-Kota Palembang.
Dana yang disiapkan untuk penerima BLT tersebut sebesar Rp29,8 miliar lebih atau sebesar Rp300 ribu per tiga bulan untuk 99.936 warga yang menerima program itu, tambahnya.