Selain Unjuk Rasa UKI, Empat Aksi Lain Warnai Jakarta

Kompas.com - 27/05/2008, 08:07 WIB

JAKARTA, SELASA - Selain unjuk rasa mahasiswa di UKI, Cawang yang berlangsung sejak Senin kemarin, hari ini, Selasa (27/5) ada empat unjuk rasa lain yang bakal meramaikan Jakarta.

Menurut informasi yang diterima Dit Intelkam Polda Metro Jaya, aksi pertama dilangsungkan pada pukul 08.00WIB oleh Forum Komunikasi Pegawai Honorer Usia 40 th Plus Se-Jawa Tengah dan Karyawan PU Se-Jawa yang menuntut pengangkatan Tenaga Honorer usia 46 Plus menjadi PNS. Mereka berencana melakukan aksi secara berurutan mulai dari Depan Gedung DPR RI dilanjutkan ke Kantor Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara lalu ke Depan Istana Negara.

Aksi selanjutnya, pukul 09.00WIB, Partai Kebangkitan Nasional Ulama akan melakukan aksi meminta kejelasan dan kepastian pengembalian danan simpanan para nasabah Ex BPR Citra Loka Dana Mandiri Bandung di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Gd BRI II Jl.Jend Sudirman.

Yang ketiga dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia. Para buruh akan berkumpul di Bunderan HI dan dilanjutkan ke Depan Istana Negara mulai pukul 10 .00WIB untuk menolak kenaikan harga BBM.

Yang keempat adalah dari Kesatuan Aksi Mahasiswa LAKSI 31 melakukan unjuk Rasa di Jl.Kelor Matraman Jaktim pada pukul 12.00WIB menolak kenaikan harga BBM.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau