ISLAMABAD, SENIN-Ledakan bom mobil bunuh diri di luar Kedutaan Besar Denmark di Pakistan menewaskan delapan orang dan mencederai 27 orang, Senin waktu setempat.
Ledakan besar itu merusak kedutaan di Islamabad pusat itu dan hampir menghancurkan sebuah kantor PBB yang ada di dekatnya. Puluhan mobil juga rusak akibat kuatnya ledakan itu dan menimbulkan sebuah lubang besar di jalan.
Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab, namun beberapa pejabat mengatakan bahwa serangan itu mungkin terkait dengan kartun Nabi Muhammad, yang diterbitkan surat kabar Denmark pertama kali pada 2005 dan kemudian dicetak ulang pada Februari.
Petugas-petugas paramedis sedang membawa sejumlah korban yang bersimbah darah. Ledakan yang memekakkan itu menghancurkan kaca-kaca jendela dalam jarak ratusan meter. "Saya berada di dalam ruangan saya dan ada ledakan besar dan jendela-jendela hancur. Saya terkena benda tajam dan kaki saya berdarah," kata warga setempat Mohammad Dilshad.
Menteri Dalam Negeri Pakistan Rehman Malik mengatakan, serangan bom itu mungkin reaksi atas gambar hinaan yang diterbitkan di Denmark, dan ia berjanji pelaku kejahatan itu akan ditangkap.
Di Denmark, Perdana Menteri Anders Fogh Rasmussen mengutuk kejadian tersebut dan meyebutnya sebagai "kejahatan pengecut yang mengerikan". Presiden AS George W. Bush mengutuk pemboman "teroris" itu dan menyampaikan belasungkawa kepada korban.
Menteri Luar Negeri Denmark Per Stig Moeller mengatakan, ledakan itu mungkin terkait dengan seruan-seruan belum lama ini oleh pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden dan deputinya Ayman al-Zawahiri bagi serangan-serangan terhadap sasaran Denmark karena penerbitan kartun-kartun yang menghina itu.
"Kami menduga banyak hal. Al-Qaeda kubu bin Laden telah menyerukan serangan-serangan terhadap Denmark (atau) itu mungkin pekerjaan Taliban yang ingin melukai kita karena kita berada di Afghanistan," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang