Kedubes Denmark di Pakistan di Bom, 8 Tewas

Kompas.com - 03/06/2008, 00:42 WIB

ISLAMABAD, SENIN-Ledakan bom mobil bunuh diri di luar Kedutaan Besar Denmark di Pakistan menewaskan delapan orang dan mencederai 27 orang, Senin waktu setempat.

Ledakan besar itu merusak kedutaan di Islamabad pusat itu dan hampir menghancurkan sebuah kantor PBB yang ada di dekatnya. Puluhan mobil juga rusak akibat kuatnya ledakan itu dan menimbulkan sebuah lubang besar di jalan.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab, namun beberapa pejabat mengatakan bahwa serangan itu mungkin terkait dengan kartun Nabi Muhammad, yang diterbitkan surat kabar Denmark pertama kali pada 2005 dan kemudian dicetak ulang pada Februari.

Petugas-petugas paramedis sedang membawa sejumlah korban yang bersimbah darah. Ledakan yang memekakkan itu menghancurkan kaca-kaca jendela dalam jarak ratusan meter. "Saya berada di dalam ruangan saya dan ada ledakan besar dan jendela-jendela hancur. Saya terkena benda tajam dan kaki saya berdarah," kata warga setempat Mohammad Dilshad.

Menteri Dalam Negeri Pakistan Rehman Malik mengatakan, serangan bom itu mungkin reaksi atas gambar hinaan yang diterbitkan di Denmark, dan ia berjanji pelaku kejahatan itu akan ditangkap.

Di Denmark, Perdana Menteri Anders Fogh Rasmussen mengutuk kejadian tersebut dan meyebutnya sebagai "kejahatan pengecut yang mengerikan". Presiden AS George W. Bush mengutuk pemboman "teroris" itu dan menyampaikan belasungkawa kepada korban.

Menteri Luar Negeri Denmark Per Stig Moeller mengatakan, ledakan itu mungkin terkait dengan seruan-seruan belum lama ini oleh pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden dan deputinya Ayman al-Zawahiri bagi serangan-serangan terhadap sasaran Denmark karena penerbitan kartun-kartun yang menghina itu.

"Kami menduga banyak hal. Al-Qaeda kubu bin Laden telah menyerukan serangan-serangan terhadap Denmark (atau) itu mungkin  pekerjaan Taliban yang ingin melukai kita karena kita berada di Afghanistan," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau