Nikmatnya Bus Gandeng TransJakarta

Kompas.com - 08/06/2008, 13:45 WIB

JAKARTA, MINGGU - Ternyata bukan hanya pejabat pemerintahan daerah DKI Jakarta dan wartawan yang berebut mencoba bus gandeng TransJakarta yang beroperasi pada hari Minggu ini (8/6). Sejumlah warga ibu kota juga penasaran dengan "barang" baru dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta tersebut. Contohnya, pasangan suami-istri asal Kalimantan, Achmad Sanusi dan Cendrawati.

Pagi ini mereka sengaja datang ke Halte Ancol dari rumah saudaranya di Pasar Rebo Jakarta Timur untuk merasakan nikmatnya naik bus gandeng TransJakarta. "Kebetulan kami sedang di Jakarta, tinggal di rumah saudara. Tadi pagi, bapak baca koran, ada tentang peresmian busway. Terus bapak ngajakin ke sini. Pengen ngerasain busway baru," ujar Cendrawati kepada KOMPAS.com, di tengah kerumunan orang yang berdesakan naik bus gandeng, Minggu (8/6).

Harapan Achmad, bus gandeng ini akan mempermudah warga, terutama pendatang, untuk berkeliling Jakarta dengan aman dan nyaman, mengingat bus ini dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang tidak ada di bus umum lainnya. "Saya kalau kemana-mana memang pake busway kok. Daripada naik kendaraan pribadi, mending jalan-jalan dengan busway ini. Kemarin-kemarin saya ngantri panjang di halte, dengan adanya bus gandeng, mudah-mudahan lebih mudah," tuturnya.

Dia berharap pemerintah tidak akan menaikkan tarif busway, sebab angkutan ini menggunakan bahan bakar gas seperti angkutan umum konvensional. "Kalau naiknya Rp4.000 sih enggak apa-apa, soalnya nyaman, AC lagi," jelasnya.

Dia menyarankan agar pemerintah menyediakan petugas keamanan dari kepolisian untuk berjaga di tempat tunggu halte. Ini, lanjutnya, untuk mengurangi tindak kejahatan di busway dan menambah kenyamanan masyarakat. Achmad mengaku pernah kecopetan saat menunggu busway di halte dan itu membuatnya agak trauma. "Kalau sudah di dalam sih nyaman ya. Tapi pas di luar itu lho. Makanya, sekarang HP selalu saya kasih gantungan, biar kalau diambil terasa," ujarnya.(BOB)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau