CARACAS, SENIN - Presiden Venezuela Hugo Chavez akan membuka kerja sama lebih erat dengan presiden AS mendatang. Ini dikatakan beberapa hari setelah Barack Obama menjadi kandidat Partai Demokrat dalam pemilihan presiden AS mendatang.
"Saya akan mempersiapkan satu dasar, siapapun yang akan menjadi presiden baru (AS)nanti , bagi kami untuk bekerja sama menyangkut perang global menghadapi kelaparan, menyelamatkan dunia dari krisis-krisis nutrisi, enerji dan iklim," kata Chavez dalam satu acara partai.
"Sekarang nama-nama kandidat partai Demokrat dan partai Republik untuk jabatan penting di Washington itu telah diketahui. Mereka mulai menggunakan nama saya dalam kampanye domestik," kata pemimpin Venezuela yang berhaluan kiri itu.
"Salah seorang dari mereka mengaku akan berunding dengan Chavez dan yang lainnya mengatakan ia tidak akan berunding," katanya mengacu pada Obama dan lawannya dari partai Republik, John McCain.
"Bagi saya itu tidak penting. Satu-satunya hal yang saya minta adalah agar rakyat Amerika memiliki pikiran sehat untuk memilih seorang presiden yang mencurahkan perhatiannya terlebih dulu menyelesaikan masalah-masalah AS tidak merencanakan dominasi kekuasaan global."
Chavez adalah pengecam keras Presiden George W.Bush, mencemooh pemimpin AS itu sebagai setan di depan sidang PBB dan menyebutnya teroris. Tahun lalu Obama mengatakan ia ingin berunding, tanpa prasyarat, dengan pemimpin-pemimpin Iran, Suriah, Korea Utara, Kuba dan Venezuela. Menurut McCain ini pendekatan naif.