McLaren Terima Hukuman Hamilton

Kompas.com - 09/06/2008, 21:32 WIB

LONDON, SENIN - Tim McLaren, Senin (9/6) menyatakan menerima hukuman yang diterima pembalapnya, Lewis Hamilton yang dinyatakan bersalah menabrak pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen.

Hamilton menabrak mobil Raikkonen dalam GP Kanada yang berlangsung Minggu (8/6). Keduanya kemudian gagal melanjutkan lomba. Raikkonen tengah menunggu sinyal lampu merah, saat Hamilton menabraknya dari belakang.

Peristiwa yang memalukan ini menyebabkan Hamilton dijatuhi hukuman penurunan 10 posisi dari start awal pada GP Perancis yang akan berlangsung di sirkuit Magny-Cours, dua pekan mendatang.

"Keputusan ini berat, namun kami harus menerimanya," kata eksekutif kepala tim McLaren, Martin Whitmarsh. "Ini hukuman berat karena tugas Lewis di Magny-Cours akan menjadi semakin berat. Namun kami merasa adil karena kami tidak menentang bahwa dialah penyebab peristiwa tersebut."

Raikkonen yang juga merupakan mantan pembalap tim McLaren mengecam perbuatan Hamilton sebgai tindakan bodoh. 

Media massa Inggris bahkan meledek tindakan Hamilton sebagai perbuatan kekanak-kanakan.  Mereka menyinggung kasus saat Hamilton meledek ayahnya yang menabrakkan mobil Porsche seharga 330 ribu pound di dekat rumah mereka di Inggris. "Kalau lampu merah, kami harus berhenti....nak!"  tulis The Sun.

Whitmarsh mengakui hukuman penurunan 10 peringkat ini akan sangat berpengaruh pada peluang Hamilton di Perancis.  "Kami belum memutuskan, namun tampaknya ia akan memacu kendaraan dari awal untuk memperkecil jarak," kata Whitmarsh. (Cay)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau