LONDON, SENIN - Tim McLaren, Senin (9/6) menyatakan menerima hukuman yang diterima pembalapnya, Lewis Hamilton yang dinyatakan bersalah menabrak pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen.
Hamilton menabrak mobil Raikkonen dalam GP Kanada yang berlangsung Minggu (8/6). Keduanya kemudian gagal melanjutkan lomba. Raikkonen tengah menunggu sinyal lampu merah, saat Hamilton menabraknya dari belakang.
Peristiwa yang memalukan ini menyebabkan Hamilton dijatuhi hukuman penurunan 10 posisi dari start awal pada GP Perancis yang akan berlangsung di sirkuit Magny-Cours, dua pekan mendatang.
"Keputusan ini berat, namun kami harus menerimanya," kata eksekutif kepala tim McLaren, Martin Whitmarsh. "Ini hukuman berat karena tugas Lewis di Magny-Cours akan menjadi semakin berat. Namun kami merasa adil karena kami tidak menentang bahwa dialah penyebab peristiwa tersebut."
Raikkonen yang juga merupakan mantan pembalap tim McLaren mengecam perbuatan Hamilton sebgai tindakan bodoh.
Media massa Inggris bahkan meledek tindakan Hamilton sebagai perbuatan kekanak-kanakan. Mereka menyinggung kasus saat Hamilton meledek ayahnya yang menabrakkan mobil Porsche seharga 330 ribu pound di dekat rumah mereka di Inggris. "Kalau lampu merah, kami harus berhenti....nak!" tulis The Sun.
Whitmarsh mengakui hukuman penurunan 10 peringkat ini akan sangat berpengaruh pada peluang Hamilton di Perancis. "Kami belum memutuskan, namun tampaknya ia akan memacu kendaraan dari awal untuk memperkecil jarak," kata Whitmarsh. (Cay)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang