Komjak Siap Ambil-alih Pemeriksaan Untung

Kompas.com - 17/06/2008, 15:43 WIB

JAKARTA, SELASA - Komisi Kejaksaan (Komjak) siap mengambil alih pemeriksaan Jamdatun Untung Udji Santoso dan Jamintel Wisnu Subroto, jika hasil pemeriksaan internal Kejagung hasilnya tidak maksimal.
 
"Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) pemeriksaan internal melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Kemungkinan kalau ada pemeriksaan yang berlarut, ada yang tidak sesuai,baru bisa kita lakukan pemeriksaan," kata Wakil Ketua Komjak Puspo Adji seusai memantau jalannya pemeriksaan Jamdatun di Gedung Pengawasan, Kejagung, Selasa (17/6).
 
Penegasan senada disampaikan Ketua Komjak Amir Hasan Ketaren. "Kalau kami tidak menerima (hasil pemeriksaan Kejagung), berdasar pasal 12 ayat 2 (UU Kejaksaan), kita bisa ambil-alih. Begitu ketentuannya, " ujar Ketaren.
 
Pada pemeriksaan Untung Udji inilah, Komjak diberi akses oleh Kejagung untuk memantau jalannya pemeriksaan Jamdatun Untung Udji Santoso. Dua pimpinan Komjak yakni Ketua dan Wakil Ketua turun langsung memantau jalannya pemeriksaan internal Kejagung.
 
Dijelaskan Puspo, pemeriksaan yang dilakukan pengawasan Kejagung berkaitan seputar pemberitaan di media massa yang menyebutkan terjadi pembicaraan antara Untung dengan Artalyta Suryani."Kalau soal materi, silakan tanya Jamwas. Kita memantau pelaksanaan pemeriksaan saja," kata Puspo menjelaskan.
 
Dijelaskan Puspo, setelah tim pengawas Kejagung selesai melakukan pemeriksaan, Komjak nantinya akan diberikan hasil pemeriksaan. Penegasan senada disampaikan Ketaren. "Nanti dari keseluruhan, secara utuh hasilnya akan disampaikan ke Komjak dalam bentuk LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan)," tambah Ketaren.
 
Setelah menerima LHP, Komjak akan melakukan penelitian. "Kemudian menentukan sikap apakah menerima atau tidak," ujarnya. (persda network)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau