WASHINGTON, RABU - Kandidat presiden AS dari partai Demokrat, Barack Obama, menekankan tidak ingin digurui oleh partai Republik mengenai siapa yang dapat menjamin AS menjadi negara yang lebih aman dari serangan teroris. Komentar Barack Obama ini disampaikan untuk menanggapi kritik dari kubu kampanye rivalnya dari partai Republik, John McCain.
"Obama merupakan satu manifestasi sempurna dari pola pikir 10 September dan tidak memahami ancaman bahaya yang disusun oleh musuh AS sehari kemudian," jelas seorang ajudan McCain. Kepada para wartawan, Obama mengatakan, Republik tidak mempunyai argumentasi yang kuat untuk menjelaskan bahwa mereka belajar banyak dari peristiwa 9/11 (tragedi serangan teroris 11 September 2001 di AS).
Obama menerangkan, Republik justru mengecohkan arti pertempuran di Irak karena AS hingga saat ini belum berhasil meringkus dalang tragedi 9/11. Menurut Obama, Osama bin Laden sampai saat ini masih belum diketahui rimbanya karena pemerintah Presiden George W Bush dari partai Republik gagal menerapkan strategi untuk memburunya.
Barack Obama menyampaikan rencananya berkunjung ke Irak dan Afganistan sebelum pemilu nasional 4 November. ”Saya berminat berkunjung ke Irak dan Afganistan sebelum pemilu,” kata Obama saat berkampanye di
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang