Bayangkan jika yang Rusuh LP Cipinang

Kompas.com - 24/06/2008, 10:10 WIB

CILACAP, SELASA - Direktur Jenderal  Pemasyarakatan Departemen Hukum dan HAM Untung Sugiyono, Selasa (24/6) pagi, mendatangi LP Pasir Putih, Pulau Nusakambangan, Cilacap, untuk melihat kondisi LP setempat pascakerusuhan, Senin (23/6).
    
"Berdasarkan informasi dari Kepala Kantor Wilayah Dephuk dan HAM Jawa Tengah yang telah meninjau LP, tidak ada korban dalam kericuhan tersebut," katanya di Dermaga Wijayapura Cilacap sebelum menyeberang ke Pulau Nusakambangan.
    
Menurut Untung, akibat kerusuhan tersebut terjadi sedikit kerusakan pada pintu ruang kunjungan yang terbuat dari kayu. Meski LP itu menerapkan sistem super maximum security (SMS), menurut dia, tidak menutup kemungkinan terjadinya kerusuhan. "Bisa Anda bayangkan jika kejadian tersebut terjadi di LP yang lebih besar seperti Cipinang yang lebih banyak penghuninya, mungkin bisa menimbulkan korban, tingkat kerugian, atau kerusakan lebih besar," katanya.
    
Saat ditanya tentang siapa pemicu terjadinya kerusuhan tersebut, dia mengatakan secara implisit jika peristiwa itu didalangi oleh terpidana mati yang hendak menjalani eksekusi.
    
Menurut dia, karakter terpidana mati rata-rata destruktif, mau lari, dan memengaruhi orang lain untuk membuat gangguan keamanan. "Keamanan akan kami lihat, kami lokalisasi. Mungkin nanti kita lihat bagaimana perangai mereka. Bisa saja mereka terkonsentrasi dalam artian, baik ... juga mati, tidak ... ya, begitu juga," katanya.
    
Menurut dia, kerusuhan tersebut merupakan bentuk ketidakpuasan mereka (terpidana mati) sehingga bersikap eksplosif.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau