CILACAP, SELASA - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Departemen Hukum dan HAM Untung Sugiyono, Selasa (24/6) pagi, mendatangi LP Pasir Putih, Pulau Nusakambangan, Cilacap, untuk melihat kondisi LP setempat pascakerusuhan, Senin (23/6).
"Berdasarkan informasi dari Kepala Kantor Wilayah Dephuk dan HAM Jawa Tengah yang telah meninjau LP, tidak ada korban dalam kericuhan tersebut," katanya di Dermaga Wijayapura Cilacap sebelum menyeberang ke Pulau Nusakambangan.
Menurut Untung, akibat kerusuhan tersebut terjadi sedikit kerusakan pada pintu ruang kunjungan yang terbuat dari kayu. Meski LP itu menerapkan sistem super maximum security (SMS), menurut dia, tidak menutup kemungkinan terjadinya kerusuhan. "Bisa Anda bayangkan jika kejadian tersebut terjadi di LP yang lebih besar seperti Cipinang yang lebih banyak penghuninya, mungkin bisa menimbulkan korban, tingkat kerugian, atau kerusakan lebih besar," katanya.
Saat ditanya tentang siapa pemicu terjadinya kerusuhan tersebut, dia mengatakan secara implisit jika peristiwa itu didalangi oleh terpidana mati yang hendak menjalani eksekusi.
Menurut dia, karakter terpidana mati rata-rata destruktif, mau lari, dan memengaruhi orang lain untuk membuat gangguan keamanan. "Keamanan akan kami lihat, kami lokalisasi. Mungkin nanti kita lihat bagaimana perangai mereka. Bisa saja mereka terkonsentrasi dalam artian, baik ... juga mati, tidak ... ya, begitu juga," katanya.
Menurut dia, kerusuhan tersebut merupakan bentuk ketidakpuasan mereka (terpidana mati) sehingga bersikap eksplosif.