Jelang Liburan, Pelabuhan Merak Padat

Kompas.com - 27/06/2008, 16:33 WIB

MERAK, JUMAT - Menjelang liburan sekolah, Pelabuhan Merak di Cilegon, Banten, mulai padat. Lonjakan penumpang dan kendaraan membuat kendaraan terpaksa mengantre berjam-jam, untuk bisa masuk kapal roll on roll off (roro).

Antrean kendaraan mulai terjadi sejak Jumat (27/6) dinihari tadi. Ratusan truk mengantre hingga luar pintu pelabuhan. Panjang antrean mencapai lebih kurang enam kilometer dari pintu masuk pelabuhan.

Hingga siang hari, antrean truk mulai menyusut menjadi lebih kurang 3 kilometer. Namun, seluruh tempat parkir di depan empat dermaga kapal roro penuh sesak.

Para sopir truk harus mengantre seharian, untuk bisa menyeberang ke Bakauheni, Lampung. Sampai di sini jam 5 tadi pagi, tapi masih di luar pelabuhan. Kalau antrenya tertib, maghrib (petang hari) baru dapat kapal, kata Subekti, sopir truk pengangkut barang kelontong dari Jakarta dengan tujuan Palembang.

Selain truk, jumlah penumpang pejalan kaki baik yang berangkat maupun tiba di Pelabuhan Merak, juga mulai melonjak. Jika biasanya satu kapal roro hanya berisi 50-60 penumpang, lima hari terakhir mereka bisa mengangkut 100-150 penumpang setiap kali perjalanan.

Manajer Operasional PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Merak, Endin Juhendi mengatakan, pihaknya mengoperasikan 20 kapal roro. Ia memperkirakan, malam ini kondisi pelabuhan akan kembali normal.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau