MERAK, JUMAT - Menjelang liburan sekolah, Pelabuhan Merak di Cilegon, Banten, mulai padat. Lonjakan penumpang dan kendaraan membuat kendaraan terpaksa mengantre berjam-jam, untuk bisa masuk kapal roll on roll off (roro).
Antrean kendaraan mulai terjadi sejak Jumat (27/6) dinihari tadi. Ratusan truk mengantre hingga luar pintu pelabuhan. Panjang antrean mencapai lebih kurang enam kilometer dari pintu masuk pelabuhan.
Hingga siang hari, antrean truk mulai menyusut menjadi lebih kurang 3 kilometer. Namun, seluruh tempat parkir di depan empat dermaga kapal roro penuh sesak.
Para sopir truk harus mengantre seharian, untuk bisa menyeberang ke Bakauheni, Lampung. Sampai di sini jam 5 tadi pagi, tapi masih di luar pelabuhan. Kalau antrenya tertib, maghrib (petang hari) baru dapat kapal, kata Subekti, sopir truk pengangkut barang kelontong dari Jakarta dengan tujuan Palembang.
Selain truk, jumlah penumpang pejalan kaki baik yang berangkat maupun tiba di Pelabuhan Merak, juga mulai melonjak. Jika biasanya satu kapal roro hanya berisi 50-60 penumpang, lima hari terakhir mereka bisa mengangkut 100-150 penumpang setiap kali perjalanan.
Manajer Operasional PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Merak, Endin Juhendi mengatakan, pihaknya mengoperasikan 20 kapal roro. Ia memperkirakan, malam ini kondisi pelabuhan akan kembali normal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang