Irwandi Yusuf Minta BKSDA Kembalikan Harimau Aceh

Kompas.com - 30/06/2008, 22:17 WIB

BANDA ACEH, SENIN - Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Irwandi Yusuf, meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengembalikan harimau tangkapan ke Aceh. Sebelumnya, 5 harimau dimaksud dipindahkan ke Lampung karena dianggap sering mengganggu masyarakat sekitar hutan.

"Pemindahan lima ekor harimau yang ditangkap di Aceh Selatan ke Lampung itu tanpa sepengetahuan saya. Saya akan panggil Kepala BKSDA, lima ekor harimau tersebut harus dikembalikan ke hutan Aceh," kata Irwandi, di Banda Aceh, Senin (30/6).

Padahal, menurut Irwandi, lima harimau itu bisa dilepaskan kembali ke hutan Aceh. Menurutnya, kondisi hutan Aceh masih memungkinkan untuk rumah bagi satwa dilindungi tersebut, seperti hutan di kawasan Ulu Masen.

"Kondisi hutan Aceh hari ini masih dalam kategori terbaik di Sumatera, bahkan Indonesia. Jadi, tidak ada alasan, jika orang mengatakan bahwa harimau tidak bisa hidup karena hutan Aceh kritis," katanya. Tapi, Irwandi  juga menyadari bahwa masalah pemindahan lima ekor harimau Aceh ke Lampung itu adalah wewenang Kementerian Kehutanan.

Meski demikian, pihaknya berharap ada koordinasi mengenai semua hal agar proses pemerintahan berjalan dengan baik. Harimau tersebut, beberapa waktu sebelumnya, mengganas di Aceh Selatan, sempat memangsa ternak, dan menyerang manusia. BKSDA dan masyarakat setempat kemudian menangkap hewan-hewan tersebut dengan dibantu tim ahli dari Taman Safari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau