Nokia 1680 Classic, Ponsel Kamera Awet Batere

Kompas.com - 07/07/2008, 09:51 WIB


Nokia 1680 classic ini beredar dengan harga kurang dari Rp 1 juta. Jika biasanya ponsel kamera dengan harga segitu hanya bisa dipakai untuk jeprat-jepret foto, yang satu ini sudah bisa dipakai untuk rekam video juga. Seri ini memang ditujukan untuk mereka yang baru pertama kali memiliki dan menggunakan ponsel, tetapi ingin bisa ikut bergaya di depan kamera.

Pengoperasiannya sangat mudah. Kita hanya perlu sekali pencet tombol navigasi atas untuk membuka Camera, sekali pencet tombol tengah navigasi untuk menjalankan kamera dan sekali pencet lagi untuk meneruskan hasilnya ke pengiriman via MMS atau email (Send), menandai Contact, atau memakainya sebagai wallpaper,screen saver, atau gambar latar.

Ada cermin imut di sisi lensa kamera; cocok banget untuk yang narsis. Biasanya, orang seperti ini suka berkelakuan sedikit centil untuk memamerkan ponselnya. Ada satu trik kecil yang bisa dipakai, yaitu aktifkan Camera sound. Saat tombol kamera dijepret, ponsel akan berbunyi nyaring seolah-olah hendak mengatakan, "Hei, hapeku ada kameranya loh!"

Perpindahan dari moda foto ke video bisa dilakukan dari Options. Yang sudah biasa berponsel kamera, akan mengatakan setting yang ada di ponsel ini sangat sederhana. Cuma untuk yang baru pertama kali merasakan punya kamera di ponsel, setting yang tersedia sudah memadai. Lagi pula, siapa sih yang mau direpotkan aneka setting?

Ponsel sudah dilengkapi browser WAP dan fasilitas GPRS; jadi takkan sulit untuk men-download file foto, video atau lagu dari internet. O ya, di ponsel ini juga ada fungsi perekam suara.

Layar imut yang hanya 64 ribu warna tetap nyaman untuk ber-SMS sampai 1000 karakter. Nokia melengkapi ponsel ini dengan Nokia Xpress Audio Messaging dan IM. Sayangnya belum bisa dipakai karena belum ada operator Indonesia yang mendukung. Kabarnya, Nokia 1680 classic yang beredar di Asia Pasifik akan dilengkapi kamus English-Chinese.

Data Contacts bisa disimpan di kartu SIM maupun ponsel. Dengan kapasitas sampai 1000 entri, kita bisa puas menyimpan demikian banyak data keluarga, teman, sampai tukang ojek langganan.

Waktu siaga yang diklaim mencapai 2,5 minggu menjadi satu daya tarik lain untuk memiliki ponsel ini. Kabarnya kita bisa pakai ponsel ini untuk ngobrol sampai 7 jam. Bentuk dan ukurannya cukup pas di tangan; jadi tidak akan mengganggu kenyamanan bertelepon sampai berbusa-busa.

Paketnya sangat simpel, yaitu hanya handset (plus batere, tentunya), charger dan manual. Ponsel ini dikeluarkan dalam pilihan warna hitam, abu-abu (Slate Gray), dan merah (Wine Red).

DENGAN KATA LAIN...
Ponsel asyik untuk pemula, kuatnya merek menjaga harga jualnya saat ingin naik kelas

Sumber: Sinyal

PLUS : Kamera sudah bisa rekam video, batere umur panjang.

MINUS : Hasil kamera standar.

SPESIFIKASI Nokia 1680 Classic
Harga : di bawah Rp 1.000.000
Jaringan : GSM 850/900 MHz, EGSM 1800/1900 MHz
Bentuk : Bar
Dimensi : 106x46x15 mm
Bobot : 72 gram
Batere : Li-ion 3,V 700 mAh (seri BL-5CA)
Layar : 1,8”, TFT, 128x160 pixel, 64 ribu warna
Memori tambahan : Tidak ada
Kamera : VGA, cermin
Ringtone : Polifonik
Phonebook : 1000 entri
Messaging : SMS, Email, Flash message, Audio message
Aplikasi : Recorder, Alarm clock, Calendar, To-do list, Notes, Calculator, Timer, Stopwatch (Split timing, Lap timing), Game (Miki's world, Snake EX2, Sudoku), Catalogs, Converter, Expense
Isi paket : Charger, manual

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau