JAKARTA, RABU - DPR akan melakukan pemilihan Ketua Pansus Hak Angket terkait kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM, Rabu (9/7) ini.
"Nanti jam 10.00 pagi. Mekanismenya (pemilihan) seperti apa kita lihat saja nanti," kata salah satu anggota Pansus asal FKB, Abdullah Azwar Anas, kepada Kompas.com, Rabu pagi.
Posisi ketua Pansus menjadi incaran sejumlah fraksi karena posisinya cukup strategis, tak terkecuali oleh Fraksi Golkar yang sejak awal justru menolak bergulirnya hak angket.
Ketua Fraksi Golkar Priyo Budi Santoso beberapa waktu lalu secara terang-terangan menyatakan bahwa fraksi yang dipimpinnya mendapat tugas untuk berusaha meraih posisi itu.
Sementara itu, bagi fraksi pengusung hak angket, Fraksi Golkar atau fraksi-fraksi yang sejak awal tak mendukung hak angket tak pantas menjadi ketua. Salah satunya diungkapkan oleh anggota Pansus Angket asal F-PAN Dradjad Wibowo, pekan lalu. "Golkar sangat tidak pantas menjadi ketua karena dia sejak awal menolak (hak angket). PDI-P, PKB, dan PAN yang paling berhak karena dari awal paling tegas bersikap terhadap hak angket," kata Dradjad, Minggu.
Bagi sejumlah pengamat politik, posisi ketua Pansus sangat strategis sebab akan menjadi pengambil keputusan atas mekanisme dan teknis kerja tim yang akan melakukan investigasi atas kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM, 24 Mei lalu.
Siapa yang akan meraih posisi 'seksi' itu? Kita tunggu saja....
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang