JAKARTA, KAMIS -Ternyata bukan hanya masyarakat biasa yang sering membeli tiket di atas kereta. Siapa sangka, pejabat dan koruptor sekelas terdakwa kasus dugaan suap jaksa, Urip Tri Gunawan, juga pernah melakukan hal itu.
Hal tersebut terungkap saat salah satu penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersaksi di persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (10/7).
"Saat itu, selesai bertugas di Kejaksaan Agung, Urip pergi ke tempat spa depan Hotel Sahid Jakarta. Keluar dari tempat tersebut, dia membawa stopmap. Lalu ke stasiun, pulang naik kereta. Terdakwa beli langsung pada kondektur, tidak membeli tiket di loket. Menurut informasi, dia pulang ke Sragen," ujar Sugeng Basuki.
Mendengar pernyataan ini, pengunjung persidangan sontak tertawa dan terlontar beberapa komentar tentang perilaku Urip tersebut. Pengunjung serempak berkomentar, "Ha-ha-ha... beli ke kondektur?" (BOB)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang