Penjaga Malam Bank Daftar Jadi Anggota DPD

Kompas.com - 14/07/2008, 17:20 WIB

SEMARANG, SENIN - Sugi (33), penjaga malam Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sidoharjo, Wonogiri, Senin siang mengembalikan formulir pendaftaran calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, Jalan Veteran 1A Semarang.
   
Sugi ditemui seusai mengembalikan formulir pendaftaran mengaku, telah memenuhi syarat dukungan pemilih sebanyak 12.024. Dukungan itu, melebihi syarat dukungan minimal untuk wilayah Jawa Tengah sebanyak 5.000.
   
Ia mengaku, mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat sesuai dengan latar belakang pekerjaan dan pendidikan yang pernah ia tempuh.
   
"Saya pernah menjadi loper koran selama 10 tahun. Banyak orang yang mengenal saya," kata pria lajang ini sembari menuruni tangga Kantor KPU Jateng terburu-buru karena mengejar bus pulang ke Doko RT 2/ RW 6, Desa Ngabean, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri.
    
Sugi mengaku, buru-buru pulang karena Senin (14/7) malam dirinya harus bekerja sebagai penjaga malam. Apalagi dari Semarang ke tempat tinggalnya perlu ganti bus empat kali.
    
Ia mengaku, memiliki semangat tinggi untuk mendaftar sebagai calon anggota DPD karena ingin membenahi lingkungan pemerintahan desa baik dari sisi ekonomi dan pendidikan.
    
"Saya punya misi dan visi ke depan masyarakat kita bisa menikmati hidup lebih baik," kata Sugi yang berhasil meraih gelar S.Pd., M.Pd., setelah melewati riwayat pendidikan, SD, kejar Paket B, Kejar Paket C, menempuh program S1 di Universitas Batara Sukoharjo, dan menempuh program S2 di Universitas Muhammadiyah Surakarta lulus tahun 2006.
   
Menurutnya, dengan motto "hidup adalah kesempatan" dan "buanglah air ke tempat yang ada tanamannya" bisa menjadi pemacu semangat hidup untuk dapat terus mengabdi kepada bangsa.
   
"Saat ini, saya kerja sebagai penjaga malam kontrak dan siang harinya mengajar di SD Ngabean II Sidoharjo. Saya kerja 24 jam. Saya telah membiaya sekolah saya dan membantu keluarga," katanya.
   
Disinggung apakah dirinya optimistis bisa lolos dalam pencalonan anggota DPD Jateng, Sugi hanya menyatakan, setelah berusaha untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, dirinya pasrah kepada Tuhan YME.
   
Senin sore, dari 62 orang yang mengambil formulir sudah ada 13 orang yang mengembalikan formulir. Mereka yang mengembalikan formulir pendaftaran berasal dari sejumlah unsur masyarakat seperti Sugi yang penjaga malam bank; Sulistiyo, Rektor IKIP PGRI Semarang; Achmad Chalwani, anggota DPD 2004-2009; perangkat desa Sudir Santoso, dan kalangan profesional Desainer dan pengusaha, Poppy Dharsono.
   
Batas akhir pengembalian formulir pendaftaran calon DPD Jateng, Senin (14/7) pukul 24.00 WIB.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau