SEMARANG, SENIN - Sugi (33), penjaga malam Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sidoharjo, Wonogiri, Senin siang mengembalikan formulir pendaftaran calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, Jalan Veteran 1A Semarang.
Sugi ditemui seusai mengembalikan formulir pendaftaran mengaku, telah memenuhi syarat dukungan pemilih sebanyak 12.024. Dukungan itu, melebihi syarat dukungan minimal untuk wilayah Jawa Tengah sebanyak 5.000.
Ia mengaku, mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat sesuai dengan latar belakang pekerjaan dan pendidikan yang pernah ia tempuh.
"Saya pernah menjadi loper koran selama 10 tahun. Banyak orang yang mengenal saya," kata pria lajang ini sembari menuruni tangga Kantor KPU Jateng terburu-buru karena mengejar bus pulang ke Doko RT 2/ RW 6, Desa Ngabean, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri.
Sugi mengaku, buru-buru pulang karena Senin (14/7) malam dirinya harus bekerja sebagai penjaga malam. Apalagi dari Semarang ke tempat tinggalnya perlu ganti bus empat kali.
Ia mengaku, memiliki semangat tinggi untuk mendaftar sebagai calon anggota DPD karena ingin membenahi lingkungan pemerintahan desa baik dari sisi ekonomi dan pendidikan.
"Saya punya misi dan visi ke depan masyarakat kita bisa menikmati hidup lebih baik," kata Sugi yang berhasil meraih gelar S.Pd., M.Pd., setelah melewati riwayat pendidikan, SD, kejar Paket B, Kejar Paket C, menempuh program S1 di Universitas Batara Sukoharjo, dan menempuh program S2 di Universitas Muhammadiyah Surakarta lulus tahun 2006.
Menurutnya, dengan motto "hidup adalah kesempatan" dan "buanglah air ke tempat yang ada tanamannya" bisa menjadi pemacu semangat hidup untuk dapat terus mengabdi kepada bangsa.
"Saat ini, saya kerja sebagai penjaga malam kontrak dan siang harinya mengajar di SD Ngabean II Sidoharjo. Saya kerja 24 jam. Saya telah membiaya sekolah saya dan membantu keluarga," katanya.
Disinggung apakah dirinya optimistis bisa lolos dalam pencalonan anggota DPD Jateng, Sugi hanya menyatakan, setelah berusaha untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, dirinya pasrah kepada Tuhan YME.
Senin sore, dari 62 orang yang mengambil formulir sudah ada 13 orang yang mengembalikan formulir. Mereka yang mengembalikan formulir pendaftaran berasal dari sejumlah unsur masyarakat seperti Sugi yang penjaga malam bank; Sulistiyo, Rektor IKIP PGRI Semarang; Achmad Chalwani, anggota DPD 2004-2009; perangkat desa Sudir Santoso, dan kalangan profesional Desainer dan pengusaha, Poppy Dharsono.
Batas akhir pengembalian formulir pendaftaran calon DPD Jateng, Senin (14/7) pukul 24.00 WIB.