Garuda-Merck Dirikan Diabetes Center Point

Kompas.com - 17/07/2008, 18:31 WIB

JAKARTA, KAMIS - Sebagai upaya memberikan pelayanan yang lebih baik dan terpadu kepada para penyandang diabetes, Garuda Sentra Medika (GSM) bekerja sama dengan perusahaan farmasi PT Merck (Tbk), dan Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) mendirikan “Diabetes Center Point” di Garuda Sentra Medika (GSM), fasilitas kesehatan PT Garuda Indonesia.

Peresmian fasilitas “Diabetes Center Point” tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, di Garuda Sentra Medika (GSM), Kemayoran, Jakarta, Kamis (17/7).

Diabetes Center Point  merupakan fasilitas layanan terpadu bagi penyandang diabetes meliputi konsultasi dokter, klinik edukasi (education clinic), klinik kaki (foot clinic) serta dilengkapi dengan teknologi informasi sehingga memungkinkan pelayanan semakin mudah dan cepat.

Sebagaimana diketahui penyakit Diabetes Mellitus (DM) dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang fatal bila tidak segera mendapat penanganan yang tepat. Angka kejadian penyakit ini terus mengalami peningkatan seiring dengan perubahan gaya hidup, terutama jenis makanan yang dikonsumsi dan berkurangnya kegiatan jasmani.

Risiko kematian penderita DM ini mencapai 4 hingga 5 kali lebih besar dibandingkan penderita non-diabetik, dengan penyebab kematian 50 persen akibat penyakit jantung koroner dan 30 persen akibat gagal ginjal. Selain kematian, DM juga menyebabkan cacat, yaitu sekitar 30 persen penderita DM mengalami kebutaan akibat komplikasi retinopati dan 10 persen harus menjalani amputasi tungkai kaki.

Setiap tahun terdapat sekitar 6 juta penyandang diabetes baru di dunia. Berdasarkan perkiraan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) sekitar 2,5 hingga 15 persen anggaran kesehatan tahunan di dunia dihabiskan untuk penyakit yang terkait diabetes. WHO juga memperkirakan adanya kenaikan jumlah penyandang DM di Indonesia dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi 21,3 juta pada tahun 2030 mendatang.

Dengan kekerapan DM mencapai 14,7 persen di daerah perkotaan dari jumlah penduduk Indonesia, setidaknya hanya 50 persen penyandang diabetes yang menyadari  kondisinya. “Keadaan ini dapat menjadi cermin bagi pelanggan layanan kesehatan pegawai dan keluarga yang berasal dari Garuda Indonesia Group yang mencapai 50 ribu jiwa,” kata Vice President Garuda Sentra Medika, Dr. Ichwan Zulhidzaan MS, SpKP.

Oleh sebab itu dengan dibukanya fasilitas “Diabetes Center Point" ini, lanjut Ichwan, diharapkan Garuda Sentra Medika mampu melakukan langkah antisipasi dalam pengelolaan pasien diabetes secara terpadu atas peningkatan prevalensi diabetes di kalangan komunitas Garuda Indonesia Group.

Menurut Direktur Pemasaran PT Merck Tbk, Eko Subagio pilar pertama penatalaksanaan DM adalah melalui edukasi atau pemberian informasi yang benar tentang penyakit ini. Untuk itulah, PT Merck Tbk, sejak tahun 2003 telah melaksanakan program TitikOranye melalui Pandu Diabetes.

"Program Titik Oranye antara lain membantu meningkatkan kualitas hidup penyandang diabetes dengan memberikan penyuluhan yang benar dan menyeluruh tentang diabetes, melakukan pemeriksaan kadar gula darah gratis dan mendukung terlaksananya olahraga diabetes (senam diabetes) serta memberikan saran-saran untuk gaya hidup sehat," katanya.

Guna memberikan layanan yang lebih baik dan terpadu pada penyandang diabetes, PT Merck Tbk dan Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) akan membuka Diabetes Center Point – Primary Care di seluruh Indonesia. Fasilitas Diabetes Center Point di Garuda Sentra Medika (GSM) ini merupakan yang kedua, dimana fasilitas serupa pertama kali didirikan di Rumah Sakit Husada, Jakarta.

GSM merupakan strategic Business Unit (SBU) PT. Garuda Indonesia yang bergerak dalam bisnis pelayanan kesehatan. Selain melayani kesehatan pegawai dan keluarga PT. Garuda Indonesia Group, GSM juga melayani kesehatan perusahaan lain, misalnya Askrindo, Asrinda, Reindo, Aviotech dan lain-lain.

GSM juga melayani kebutuhan “doktor’s kit“ bagi penerbangan Air Asia, Lion Air, Efata Papua Airlines dan lain-lain.

GSM memiliki produk layanan kesehatan, antara lain Klinik Umum, Klinik Gigi, Klinik Spesialis (THT, Internist, Anak, Kandungan, Jantung, Kardiologi, kulit), Medical Check-Up, Fisioterapi, UGD, Vaksin Center, Travel Clinic, layanan operasi “One Day Care”, “Managed Care” (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Pegawai & Keluarga) dan lain-lain. GSM yang menempati areal seluas 6 ribu meter persegi di kawasan Bandar Kemayoran ini, setiap hari melayani sekitar 350 pasien. (Persda Network/hbk)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau