Lima Permintaan Usep Menjelang Eksekusi

Kompas.com - 18/07/2008, 08:10 WIB

TANGERANG - Dukun pengganda uang, Tb Yusuf Moelyana alias Usep mengirimkan surat tulisan tangan kepada petugas LP Kelas I A Tangerang, Banten sebelum dieksekusi mati. Kepala Keamanan LP Kelas I A Tangerang, Banten, Heru Prasetyo, Kamis malam membenarkan Usep membuat surat "wasiat" kepada petugas.
     
Modus operandi pembunuhan terhadap delapan pasiennya itu melalui upacara ritual dan memberi minuman yang diduga kuat beracun, ritual dan minuman itu diyakini korban dapat menggandakan uang.
    
Bahkan pembunuhan dilakukan sebanyak dua kali, pada 17 Mei 2007 sebanyak lima orang terbunuh, pada 19 Juli 2007, sebanyak tiga korban kembali dibunuh.
    
Ritual yang harus dilakukan untuk mewujudkan niatannya bahwa para korban diperintahkan menggali lubang yang sudah disiapkan oleh dukun itu, setelah penggalian tanah, korban diberi minuman racun yang warnanya hitam.
     
Pembunuhan itu dilakukan untuk menguasai uang yang disyaratkan pelaku karena masing-masing korban harus menyediakan uang sebesar Rp 20 juta.
   
Usep alias Habib dikenai pasal 340 KUHP yaitu perbuatan pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.
    
Berikut ini lima dari enam permintaan dalam surat Usep kepada petugas sebelum dieksekusi.
    
Pertama, meminta dikumpulkan dengan istri dan anak selama seminggu penuh siang dan malam, tidak ada yang lain ikutserta atau menganggu, masalah tempat terserah.
    
Kedua, minta pembimbing rohani selama tiga hari yang menguasai kitab Mutfah-Mawadah yang menguasai ilmu hak Islam.
    
Ketiga, bila ada saudara yang mengunjunginya jangan diperlakukan seperti napi, agar keluarga atau anak-anaknya tidak bersedih, dan berharap jangan diganggu atau terisolasi dari orang lain.
    
Keempat, minta dikubur di samping kuburan ayahnya, yakni di Kampung Kandangan, Desa Kujangsari, Kecamatan Cileles, Lebak. Sebelum dieksekusi diizinkan melakukan shalat sunat terlebih dahulu.
    
Kelima, minta dihadirkan ibu kandungnya selama seminggu di waktu siang sampai sore.
 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau