BANDUNG, MINGGU - Persija Jakarta tampil memuka saat bertandang ke kandang Persib Bandung dalam pertandingan Indonesia Super League (ISL), di Stadion Siliwangi, Minggu (20/7). Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut menundukkan tim berjuluk Maung Bandung 3-1.
Zaenal Arif sempat membawa Persib unggul 1-0 lebih dulu pada menit pertama. Namun, Persija menyamakan kedudukan lewat Abanda Herman menit ke-10, kemudian unggul lewat Robertino menit ke-62 dan Bambang Pamungkas menit ke-74.
Namun, pertandingan ini sempat terhenti, setelah Hilton Moreira gagal melakukan tendangan penalti pada menit ke-86. Bola tendangannya melenceng ke kanan gawang Hendro Kartiko.
Seketika itu juga, para bobotoh langsung kecewa dan mengamuk. Mereka melemparkan berbagai benda ke lapangan. Bahkan, sebagian penonton sempat turun ke lapangan.
Aparat keamanan pun dibuat kesulitan. Di tribun, suporter juga mulai membakar kursi. Sehingga, suasana menjadi semakin kacau. Wasit pun memutuskan menghentikan pertandingan. Sampai berita ini diturunkan, pertandingan yang tinggal empat menit belum dilanjutkan.
Pada partai terpanas di Indonesia itu, Persib sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik. Mereka terus melakukan tekanan dengan cepat ke pertahanan Persija. Rupanya ini membuat Persija agak kesulitan juga.
Baru menit pertama, Bambang Pamungkas membuat kesalahan. Dia terlalu pelan mengumpan bola kepada pemain di belakangnya, sehingga bisa direbut Eka Ramdani. Pemain pendek itu langsung membawa bola ke depan. Memasuki kotak penalati, dia mengumpan bola kepada Zaenal Arif. Striker asal Garut dengan kaki kirinya menaklukkan Hendro Kartiko. Itu gol cukup cepat, karena terjadi di menit pertama lebih 14 detik.
Namun, Persib gagal mempertahankan tekanannya. Persija yang mencoba menyamakan kedudukan, terus menekan. Menit ke-10, sebuah tendangan penjuru Ismed Sofyan berhasil ditanduk Ebanda Herman, menaklukkan kiper Cecep Supriatna, 1-1.
Sampai babak pertama berakhir, kedudukan tetap imbang 1-1. Persija justru lebih banyak menekan dan membuat peluang. Petaka menimpa Persib, ketika mereka melakukan pelanggaran di sisi kiri pertahanannya.
Ismed Sofyan yang mengambil tendangan bebas, dengan baik mengirim bola ke depan gawang Persib. Maman Abdurahman mampu menghalaunya, tapi bola jatuh ke kaki Robertino. Tanpa membuang waktu, Robertino menendang bola ke pojok kiri gawang Cecep Supriatna dan gol.
Ketinggalan 1-2, Persib mencoba menekan. Tapi, mereka sering lupa menjaga lini pertahanannya. Sehingga, Persija memanfaatkannya. Beberapa peluang nyaris membawa Persija menambah gol.
Baru menit ke-74, Bambang Pamungkas membuat Persija unggul 3-1. Gol ini berawal dari serangan balik Persija. Aliyudin yang menerima bola di kotak penalti, dengan tendangan salto mengumpan ke bambang Pamungkas. Tak terkawal, Bambang langsung melesakkan bola ke gawang Persib, 3-1.
Baru Persib tampil lebih menekan. Pada menit ke-86, Hilton Moreira masuk ke kotak penalti. Ebanda Herman berusaha mengawal, tapi Hilton terjatuh. Wasit menilai itu pelanggaran dan Persija dihukum tendangan penalti.
Hilton Moreira sendiri yang mengambil tendnagan penalti. Tapi, dia gagal setelah tendangannya melenceng ke kanan. Kegagalan itu memicu kemarahan suporter Persib. Kerusuhan pun terjadi dan pertandingan terpaksa dihentikan. (HPR)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang