Laporan Wartwan Kompas C Windoro AT
JOMBANG,RABU - Polisi menyita sepuluh kantong plastik berisi pakaian empat korban yang diduga dibunuh tersangka Very Idam Henyansah alias Ryan (30), dari rumah orangtuanya di Tembelang,Jombang, Jawa Timur, Rabu (23/7) pukul 14.00.
Sebagian pakaian yang diduga milik korban Ariel Somba Sitanggang (34), Guruh Setyo Pramono (27), Grandy (25), dan Vincentius Yudhy Priyono (30) itu, tampak berserakkan di dua kamar. Sebagian lagi tersimpan dalam lemari.
Polisi dan Ryan yang diborgol kedua tangannya, tampak sibuk memasukkan kemeja, kaos, kaos kaki, celana panjang, celana pendek dan pakaian dalam. Pakaian-pakaian tersebut dimasukkan ke dalam 10 kantong plastik, tidak termasuk helm dan empat pasang sepatu. "Ryan dan seluruh barang bukti yang kami kumpulkan akan dibawa ke Jakarta sore ini," tutur anggota
Satuan Kejahatan dengan Kekerasan, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro, Ajun Komisaris Danang usai mengumpulkan barang-barang bukti. Ryan menutup mukanya dengan kedua tangan sambil menundukkan kepala ketika keluar dari rumah orangtuanya menuju mobil Toyota Inova polisi. Saat itulah, warga meneriaki Ryan, "Pembunuh!" Tetapi Ryan tak bereaksi.
Karena dilarang masuk oleh polisi, sejumlah wartawan berusaha mengambil gambar dari teralis jendela. Mereka berdesak-desakkan dengan warga yang masih antusias mau melihat dua kubangan yang dulunya menjadi makam empat jenazah.
Sejak ada penggalian di halaman belakang rumah Ahmad-Kasiatun, orangtua Ryan, warga terus berdatangan ingin menyaksikan kedua kubangan. Padahal di sekitar tempat itu, terutama di kubangan pertama, bau mayat masih kuat menyengat. Mereka berkumpul hanya untuk duduk-duduk, berdiri, atau berjongkok di sekitar kedua kubangan.
Mahmud, Lurah Jatiwates, Tembelang yang dihubungi terpisah mengatakan, sejak rumahnya dipasangi garis polisi, orangtua Ryan mengungsi ke rumah kakak kandung Ryan, Wasis (42) di Pacenan, Tembelang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang